ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2019 – Presiden The Federal Reserve John Williams pada hari Selasa mengatakan ia merasa nyaman dengan tingkat suku bunga AS sekarang. Oleh sebab itu, Ia melihat tidak perlu bagi bank sentral AS menaikkan suku bunga lagi, kecuali pertumbuhan ekonomi atau inflasi bergeser lebih tinggi secara tak terduga.

Mengutip Reuters pada Rabu (20/2), Williams memperkirakan The Fed akan terus memangkas portofolio obligasinya hingga tahun depan. Dia juga merasa tingkat telah mencapai pada tingkat netral. Apalagi pengangguran turun dan inflasi, jika ada, sedikit lebih lemah dari yang diharapkan.

Ditanya apakah akan memerlukan semacam kejutan untuk melanjutkan kenaikan suku bunga, ia mengatakan akan membutuhkan satu atau lebih dari faktor-faktor itu untuk menaikan suku bunga.

"Saya tidak berpikir bahwa itu akan mengambil perubahan besar, tetapi itu akan menjadi pandangan yang berbeda baik untuk pertumbuhan atau inflasi untuk kembali ke tingkat kenaikan," ujar Williams, salah satu dari tiga wakil ketua The Fed dan suara kunci pada kebijakan suku bunga.

Komentar Williams, dibuat hanya beberapa minggu setelah bank sentral AS menghentikan kenaikan suku bunga. Hal ini menggarisbawahi bahwa langkah menaikan suku bunga tidak akan diambil dalam waktu dekat.

The Fed juga dapat menjaga tingkat cadangan bank pada pembukuannya yang jauh lebih dekat ke level saat ini daripada yang diperkirakan sebelumnya, kata Williams.

Seiring dengan liburan kenaikan suku bunga, pembuat kebijakan Fed sedang menyelesaikan rencana tentang bagaimana mereka akan mengakhiri pengurangan neraca. Meliputi kepemilikan cadangan bank yang sebagian disebabkan oleh kebutuhan Fed akan uang tunai untuk membeli obligasi untuk menghentikan krisis keuangan global satu dekade yang lalu.

Williams memperkirakan peluncuran neraca dapat berakhir ketika cadangan bank mencapai US$ 1 triliun cadangan. Nilai ini sekitar US$ 600 miliar lebih rendah dari level saat ini.

"Angka tersebut adalah tebakan hari ini dari jumlah cadangan yang akan disimpan dalam sistem di masa depan. Tetapi sekali lagi kita sedang belajar dan akan mendapatkan sentuhan yang lebih baik terhadap tentang tersebut," Tambah William.

Setidaknya dua pembuat kebijakan Fed mengatakan the Fed bisa berhenti melakukan perubahan pada portofolio tahun ini. Williams, yang adalah wakil ketua Komite Pasar Terbuka Federal mengatakan para pembuat kebijakan sepakat dengan tingkat sikap netral. Lantaran ekonomi AS tumbuh dan tekanan harga mereda.

Setelah pernyataan Williams, indeks saham AS naik tipis di pasar saham. Pada Selasa sore, indeks S&P 500 berakhir naik 0,15%. Imbal hasil obligasi Treasury AS turun. Catatan 10-tahun benchmark turun menjadi 2,64% dari level tertinggi di dekat 2,68% pada hari sebelumnya.

Setelah pertemuan terbarunya, para pembuat kebijakan Fed mengisyaratkan upaya tiga tahun mereka untuk mengetatkan kebijakan moneter bakal berakhir. Lantaran perekonomian AS yang mendung dan prospek ekonomi global serta hambatan perdagangan dan negosiasi anggaran pemerintah.

Asal tahu saja, The Fed menaikkan suku bunga tiga kali pada 2017 dan empat kali tahun lalu. Hal ini mendorong suku bunga acuan AS berada di 2,25% dan 2,5% pada pertemuan terakhir 2018 pada Desember.

Neraca bank sentral menggelembung menjadi lebih dari US$ 4 triliun setelah resesi 2007- 2009. Namun pembuat kebijakan mulai memangkas kepemilikan obligasi pada bulan-bulan terakhir 2017.

Sumber : Forexsignal88.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

September 18, 2019

Uni Eropa: Diluar Ekspektasi, Laporan ZEW Jerman Ternyata Dirilis Cukup Oke

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – Laporan ZEW yang mengisyaratkan perbaikan sentimen ekonomi Jerman. Namun, risiko ekonomi kawasan ini masih cukup besar. Lembaga riset Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) melaporkan bahwa indeks sentimen…
September 18, 2019

Kubu FED Cut Rate Vs Steady Rate, Kira-kira Siapa Pemenangnya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – The Federal Reserve menggelar pertemuan dua hari dimulai sejak Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) waktu Amerika Serikat (AS). Bank Sentral AS ini diprediksi akan menggunting suku bunga meski di tubuh The Fed sendiri…
September 17, 2019

Indeks US Dollar 'REBOUND' di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) rebound karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang keluar ternyata lebih baik dari perkiraan. Sentimen konsumen rebound…
September 17, 2019

China: Perlambatan Ekonomi Semakin Terasa di Berbagai Sektor

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Perlambatan ekonomi Tiongkok semakin mendalam. Indikasinya dari data ekonomi terbaru China yakni pertumbuhan produksi industri pada bulan Agustus 2019 yang terlemah dalam 17,5 tahun terakhir. Efek perang dagang dengan…
September 17, 2019

Ketidakpastian Perang Dagang Ternyata Juga Turut Menekan Perekonomian Jerman Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Kiel Institute for the World Economy (IfW) memprediksi, perekonomian Jerman akan jatuh ke jurang resesi pada kuartal yang tengah berjalan saat ini. Terkait hal itu, IfW memangkas prediksi pertumbuhan untuk negara…