ForexSignal88.com l Jakarta, 04/04/2019 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengambil langkah mundur soal ancaman penutupan perbatasan selatan negaranya dengan Meksiko guna memerangi imigran gelap. Hal ini karena besarnya tekanan dari kalangan perusahaan yang khawatir penutupan perbatasan hanya akan menyebabkan kekacauan pada rantai pasokan industri.

Sebelumnya pada hari Jumat pekan lalu Trump mengancam untuk menutup perbatasan pada minggu ini bila Meksiko tak menunjukkan tindakan nyata untuk memerangi imigran gelap.

Namun dilansir dari Reuters, langkah menutup perbatasan justru menyebabkan ekonomi Amerika Serikat terganggu. Keputusan tersebut dapat mengganggu jutaan penyeberangan dari produk legal senilai miliaran dolar.

Pelaku industri otomotif telah memperingatkan Gedung Putih bahwa kebijakan tersebut akan menyebabkan tersendatnya produksi karena mereka sangat bergantung pada pengiriman cepat komponen yang dibuat di Meksiko.

Perwakilan Kamar Dagang AS Neil Bradley juga menyebut pihaknya telah melakukan kontak dengan Gedung Putih untuk membahas konsekuensi ekonomi yang sangat merugikan yang akan dirasakan di seluruh negeri.

Setelah banyaknya tekanan, pada Selasa waktu setempat sikap Trump berbalik. Ia justru memuji upaya Meksiko untuk menghalangi imigrasi ilegal dari Amerika Tengah di perbatasan selatan AS.

Seperti diketahui, Trump telah menjadikan perang terhadap imigrasi ilegal dari Meksiko dan Amerika Tengah merupakan bagian penting dari agenda pemerintahannya. Tetapi menutup salah satu perbatasan yang paling banyak digunakan di dunia mungkin merupakan langkah terlalu berlebihan.

Bahkan, langkahnya tersebut juga tak populer di mata rekan-rekan politiknya di Partai republik. Pemimpin Mayoritas Senat Republik Mitch McConnell bergabung dengan Demokrat untuk memperingatkan Trump soal bahaya dari langkah semacam itu.

"Menutup perbatasan akan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar bagi negara kita dan saya berharap kita tidak akan melakukan hal semacam itu," kata McConnell kepada wartawan, Selasa.

Berita Forex Lainnya

June 21, 2019

Nah Loh! Trend Suku Bunga Rendah Tampaknya Mulai Menimpa Bank Sentral AS. Kok Bisa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2019 – Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve mengatakan siap menghadapi risiko pertumbuhan ekonomi global dan domestik dengan pemangkasan suku bunga paling cepat bulan depan. Hal ini mencuat setelah dua hari…
June 21, 2019

Diluar Dugaan, Data GDP Ternyata Dirilis Meningkat Untuk Negeri Kiwi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2019 – Departemen Statistik Selandia Baru merilis data GDP kuartal pertama tahun ini yang meningkat 0.6 persen dalam basis kuartalan (QoQ). Angka ini sesuai dengan ekspektasi ekonom dalam jajak pendapat Reuters, dan bertahan…
June 20, 2019

Berita Forex: Bocoran Pergerakan Harga GBPUSD Hari Ini!

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Di Inggris pemimpin oposisi Jeremy Corbyn dilaporkan telah bergerak kearah mendukung referendum Uni Eropa yang kedua. Tom Watson wakil Corbyn di Partai Buruh telah secara terbuka meminta partai untuk mengadakan polling baru mengenai Brexit…
June 20, 2019

Perekonomian Global Memburuk Berimbas Pada Kinerja Ekspor Negeri Matahari Terbit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2019 – Kinerja ekspor Jepang pada Mei turun lantaran pelemahan ekspor peralatan pabrik semikonduktor dan suku cadang mobil China yang melemah, sebagai tanda prospek pertumbuhan ekonomi yang memburuk karena perekonomian yang…
June 20, 2019

Nah Loh! Gaung Pencopotan Powell Sebagai Gubernur FED Kembali Bergema

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2019 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali meminta The Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Pernyataan Trump ini disampaikan usai muncul kabar bahwa pengacara Gedung Putih pada awal tahun ini telah…