ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Dolar Selandia Baru bergerak turun pada Selasa pagi terhadap dolar AS saat para pelaku pasar menunggu data inflasi dari UK dan AS dan hasil survey ekspektasi inflasi yang dilakukan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang akan dirilis besok, dengan sedikit indikasi ada banyak tekanan pada harga di seluruh dunia.

Pagi ini kiwi turun menjadi 72,47 sen AS dari 72,68 sen AS yang sempat disentuh kemarin. Indeks perdagangan tertimbang mata uang ini jatuh ke 74,52 dari 74,72.

Data inflasi sore ini mungkin menunjukkan inflasi inti UK pada basis tahunan naik 2,6% di kuartal pertama, naik dari 2,5% pada periode sebelumnya, sementara besok malam data AS mungkin menunjukkan inflasi inti melambat menjadi 1,7% dari 1,8%.

Survei ekspektasi RBNZ mengenai inflasi yang akan diumumkan besok mungkin mengindikasikan prospek inflasi yang lemah setelah bank sentral tersebut pada minggu lalu kembali tidak mengubah tingkat suku bunganya dan diprediksi akan tetap demikian sampai setidaknya paruh kedua tahun 2019.

Con Williams, ekonom urban di ANZ Bank New Zealand, mengatakan dalam sebuah laporan, bahwa data atau agenda ekonomi/moneter di luar Selandia Baru cenderung menghasilkan fluktuasi dengan data CPI AS yang menjadi data kunci pada minggu ini.

Williams juga mengatakan bahwa survei ekspektasi inflasi dua tahun RBNZ besok juga akan diawasi ketat untuk melihat apakah bank sentral tersebut mungkin perlu mengambil tindakan lebih jauh untuk menggerakkan harga.

Pagi ini dolar Selandia Baru juga mendapat tekanan dari sepupunya, dolar Australia, setelah survei kondisi bisnis dari NAB untuk bulan Januari menanjak dari 10 ke 12.

Pasar keuangan lebih lemah dari minggu lalu, dengan Chicago Board Options Exchange Volatility Index (VIX) turun menjadi sekitar 26 dari lonjakan ke sekitar 40,90 pada akhir pekan lalu.

Dolar kiwi turun menjadi 52,38 sen dolar Inggris dari 52,45 pence pada akhir sesi Senin setelah seorang pembuat kebijakan Bank of England (BoE) Gertjan Vlieghe mengatakan kenaikan suku bunga UK lebih lanjut kemungkinan akan dibutuhkan, menambah komentar hawkish dari bank sentra tersebut pada pekan lalu.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Desk

Sumber gambar: Pinterest

Share This

Berita Forex Lainnya

December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…