ForexSignal88.com l Jakarta, 09/01/2018 – Pound sterling menanjak ke level tertinggi tiga minggu terhadap euro yang melemah terhadap rival-rival utamanya pada hari Senin. Penguatan sterling dipicu oleh perombakan kabinet Perdana Menteri Theresa May yang meringankan sedikit ketidakpastian politik yang telah menekan mata uang tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

PM May menunjuk seorang kepala baru dari Partai Konservatif yang berkuasa pada hari Senin, di antara perubahan susunan kabinet lainnya, yang bertujuan untuk membuat awal baru pada pemerintahannya setelah berbulan-bulan terpecah mengenai Brexit dan ada sebagian menteri terlibat skandal yang semuanya menjadi beban bagi pound sterling.

Setelah sebelumnya diperdagangkan sedikit turun pada hari Senin saat melawan dolar AS, sterling sedikit pulih dan berakhir mendatar di $1,3565, masih dekat dengan level tertinggi iga setengah bulan yang disentuh pada minggu lalu.

Namun terhadap euro, sterling menguat setengah persen menjadi 88,19 pence (EUR/GBP = £0,8819).

Banyak investor yang mengatakan bahwa perombakan itu telah menepis beberapa ketidakpastian dan kemungkinan besar akan memiliki pengaruh positif jangka panjang terhadap pound sterling.

Namun Steven Saywell, spesialis multi-aset di tim penjualan BNP Paribas, mengatakan, "Anda mungkin melihat beberapa posisi jual ditutup tapi kami rasa ini bukan arah baru untuk sterling. Gambaran besar di sini adalah bahwa pasar telah menempatkan terlalu banyak penekanan pada hal positif dari perkembangan Brexit."

Saywell mengatakan bahkan apa yang dijuluki sebagai terobosan Brexit pada akhir tahun lalu, ketika PM May berhasil mengamankan kesepakatan dengan Uni Eropa yang memungkinkan perundingan beralih ke diskusi tentang kesepakatan transisi dan perdagangan pasca-Brexit, tidak menghilangkan banyak risiko politik yang menyelimuti pound sterling.

"Pada kenyataannya, kita sama sekali tidak memiliki terobosan. Semua yang terjadi adalah pada akhir tahun lalu kita melihat kesepakatan tersebut maka berarti banyak hal akan terus berlanjut," katanya seraya menambahkan pandangannya bahwa sterling akan tetap rentan dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.

Terhadap dolar AS, mata uang UK telah diperdagangkan antara $1,3000 dan $1,3600 sejak September dan para pedagang mengatakan akan memonitor perkembangan baru dalam diskusi Brexit atau data ekonomi yang kuat yang mengarah pada waktu kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) berikutnya, untuk mengukur apakah mata uang itu akan keluar dari kisaran tersebut.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Pensions & Investments

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…