ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2018 – Dari semua penggerak mata uang dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada yang berpengaruh seperti pergeseran kebijakan bank sentral.

Kondisi tersebut terlihat pada dolar AS menjelang normalisasi tingkat suku bunga dari Federal Reserve pada tahun 2014 atau, yang terjadi baru-baru ini, dolar Kanada dan euro menanjak menjelang perubahan kebijakan yang diumumkan oleh Bank of Canada (BoC) dan Bank Sentral Eropa (ECB) pada tahun lalu.

Sementara faktor lain juga turut berperan, penghapusan pengaturan kebijakan moneter darurat di saat krisis global telah membantu menjelaskan rally mata uang bersangkutan dalam beberapa tahun terakhir.

Bagi tim strategi forex HSBC, bank sentral akan terus menjadi pendorong utama pergerakan mata uang di tahun 2018 dengan kenaikan mata uang terbesar pada tahun ini kemungkinan besar mendapat dorongan dari kapan waktunya bank-bank sentral akan mulai menormalkan pengaturan kebijakan mereka.

Tim tersebut menyarankan agar para investor melihat "membeli para exiteers" (membeli mata uang yang bank sentralnya keluar dari kebijakan moneter yang longgar) dalam sebuah catatan penelitian yang dipublikasikan pada akhir pekan lalu.

"Keuntungan terbesar di FX pada 2018 kemungkinan besar berada pada kapan bank sentral bergerak menuju ke pintu keluar," kata tim tersebut.

"Pivot ECB terjadi pada 2017 seperti yang dilakukan oleh BoC. Baik EUR dan CAD menguat sebagai responnya. Tapi gerakan ini sudah selesai dan kami yakin kegembiraan untuk tahun 2018 ada di tempat lain," jelas tim HSBC.

Menurut HSBC, kegembiraan itu akan datang dari mata uang seperti dolar Australia dan Selandia Baru dengan bank itu memperkirakan penguatan dolar Australia sekitar 8 sampai 10% terhadap dolar AS selama satu tahun ke depan.

Terkait dolar Australia, HSBC mengatakan bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) kemungkinan akan melakukan kenaikan suku bunga pertama selama triwulan Juni mengingat PDB di atas tren dan pengetatan lebih lanjut di pasar tenaga kerja serta kenaikan upah.

"RBA tidak mungkin memberikan banyak panduan ke depan menjelang langkah menuju kenaikan suku bunga sehingga pergeseran retorika dan rally AUD dapat menunggu sampai kuartal 2 juga," kata tim HSBC.

"RBA kemungkinan akan merasa nyaman dengan kekuatan AUD mengingat AUD dalam perdagangan tertimbang mata uang itu tidak memiliki capitalized pada terms of trade yang membaik di tahun lalu. Mata uang ini juga berada pada kisaran valuasi HSBC yang rendah," jelas tim analis bank tersebut.

HSBC melihat AUD/USD akan menutup tahun ini di $0,8400, naik dari level perdagangan saat ini yaitu $0,7850.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider

Sumber gambar: Daily Reckoning

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…