ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2018 – Sentimen positif masih menyertai dolar Selandia Baru setelah di sesi penutupan pekan lalu menyentuh level tertinggi tiga bulan baru karena data ketenagakerjaan AS turun di bawah ekspektasi para ekonom, sementara mata uang yang sensitif terhadap harga komoditas seperti kiwi tetap populer pada awal tahun 2018.

Mata uang Selandia Baru naik setinggi 71,86 sen AS dan diperdagangkan pada 71,63 sen AS pada pukul 8 pagi di Wellington dari 71,67 sen AS pada Jumat di New York. Indeks perdagangan tertimbang (TWI) sedikit berubah pada 74,42 dari 74,44 pada minggu lalu.

Daftar gaji sektor non-pertanian AS pada hari Jumat menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di dunia menambah 148.000 pekerjaan pada bulan Desember, mengecewakan ekspektasi para ekonom, sementara tingkat pengangguran stabil di 4,1 persen.

Data tersebut memiliki sedikit efek abadi pada sentimen investor, dengan Treasury AS 10-tahun naik 3 basis poin menjadi 2,48 persen, sementara indeks saham di Wall Street mendorong ke level tertinggi baru. Ritual risk appetite tersebut telah memicu permintaan untuk mata uang terkait komoditas termasuk kiwi, dolar Australia dan dolar Kanada.

"NZD telah memulai Tahun Baru dengan langkah maju, meningkat sekitar 2 persen terhadap USD sejak 22 Desember dan mengetuk pintu 72 sen AS (NZD/USD = $0,7200) - level tertinggi tiga bulan," ekonom senior ANZ Bank New Zealand Philip Borkin mengatakan dalam sebuah catatan.

"Sementara dalam beberapa hal, kekuatan ini mencerminkan pergerakan musiman yang khas melalui masa liburan yang likuid dan tipis, hal itu tidak sesuai dengan rally aset berisiko lainnya selama beberapa minggu terakhir, terutama di ekuitas global," jelas Borkin.

Borkin mengatakan kiwi memiliki support di 70,50 sen AS dan bakal menghadapi resistensi di 72,30 sen, namun memiliki bias ke atas dalam waktu dekat karena selera para investor terhadap risiko tetap besar, pasar pun memposisikan ulang short (jual) mereka, juga beberapa data ekonomi yang akan datang dan greenback yang lemah menjadi faktor pendukung kiwi.

Dolar Selandia Baru tidak berubah pada 81 yen dan 4,6470 yuan China, dan turun menjadi 91,07 sen Australia dari 91,21 sen pada Jumat di New York. Kiwi diperdagangkan pada 59,58 sen euro dari 59,55 sen pada minggu lalu dan sedikit berubah pada 52,82 pence Inggris dari 52,78 pence.

Sumber berita: ForexSignal88, NZ Herald

Sumber gambar: SkyNews Australia

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…