ForexSignal88.com l Jakarta, 05/01/2018 – Para ekonom memperkirakan pertumbuhan pekerjaan di AS akan melambat pada tahun ini karena pasar tenaga kerja di negara itu mencapai kondisi lapangan kerja penuh (full-employment), yang kemungkinan akan mendorong pertumbuhan upah karena para pengusaha harus bersaing untuk mendapatkan pekerja. Perekonomian AS perlu menciptakan 75.000 sampai 100.000 pekerjaan per bulan untuk mengikuti pertumbuhan populasi usia kerja.

Data pendapatan rata-rata per jam di AS yang akan dirilis nanti malam diperkirakan akan meningkat 0,3 persen pada Desember setelah naik 0,2 persen pada bulan sebelumnya. Sedangkan kenaikan gaji tahunan terlihat akan naik hanya sebesar 2,5 persen pada tahun lalu. Meskipun demikian, para ekonom tetap optimis bahwa pertumbuhan upah tahunan akan mencapai 3,0 persen pada akhir tahun ini.

Sementara itu untuk tingkat pengangguran diperkirakan tidak berubah pada tingkat terendah 17 tahun di 4,1 persen. Dengan laporan ketenagakerjaan bulan Desember, Departemen Tenaga Kerja AS akan menggabungkan revisi tahunan data survei rumah tangga yang disesuaikan secara musiman (seasonally adjusted) selama lima tahun terakhir.

Data tingkat pengangguran berasal dari survei rumah tangga, yang berarti rangkaian data tersebut kemungkinan akan direvisi. Tingkat pengangguran telah menurun sebesar tujuh per sepuluh poin persentase sejak Januari tahun lalu.

Para ekonom yang disurvei oleh Reuters percaya bahwa angka itu bisa turun menjadi 3,5 persen pada akhir tahun ini di mana berpotensi mendorong laju pertumbuhan upah yang lebih cepat dan akan terjemahkan menjadi kenaikan inflasi yang jauh lebih kuat daripada yang saat ini diantisipasi.

Menurut para ekonom, kondisi tersebut kelak akan memaksa The Fed untuk mendorong kenaikan empat tingkat suku bunga tahun ini, bukan tiga seperti yang diperkirakan sebelumnya. Bank sentral AS tersebut telah menaikkan biaya pinjaman sebanyak tiga kali pada tahun lalu.

Joel Naroff, kepala ekonom di Naroff Economic Advisors di Holland, Pennsylvania, menjelaskan jika tingkat pengangguran menurun dan upah naik lebih cepat, kemungkinan besar The Fed akan mulai mengkhawatirkan inflasi upah.

Sejauh ini para ekonom yakin bahwa pertumbuhan pekerjaan berpeluang besar untuk bertambah di bulan Desember, mencerminkan pola dua bulan sebelumnya. Keuntungan stabil yang diraih perusahaan-perusahaan AS diperkirakan akan menghasilkan lapangan kerja lebih banyak.

Daftar gaji di sektor konstruksi mungkin akan meningkat lebih jauh, mencerminkan kenaikan kuat baru-baru ini dalam pembangunan rumah di ekonomi terbesar di dunia tersebut. Di periode yang sama, musim belanja liburan yang kuat cenderung mendorong gaji para pekerja sektor ritel pada bulan Desember.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: VosIzNeias

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…