ForexSignal88.com l Jakarta, 05/01/2018 – Perusahaan-perusahaan AS mungkin mempertahankan langkah cepat mereka dalam melakukan perekrutan pada bulan Desember sambil meningkatkan upah pekerja di tengah meningkatnya kepercayaan pada perekonomian negara tersebut, yang dapat membuka jalan bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga di bulan Maret.

Data nonfarm payrolls (NFP) diprediksi menunjukkan penambahan 190.000 pekerjaan pada bulan lalu, menurut survei Reuters terhadap para ekonom, setelah mendapat kenaikan 228.000 di bulan November. Meskipun diperkirakan ada penurunan, kenaikan lapangan kerja di AS masih di atas rata-rata bulanan 170.000 selama tiga bulan terakhir.

Cuaca yang buruk di beberapa bagian negara tersebut kemungkinan berkontribusi pada sebagian perlambatan pertumbuhan pekerjaan pada bulan Desember.

Sepanjang tahun lalu, ekonomi AS diperkirakan telah menciptakan sekitar 2 juta pekerjaan, sedikit di bawah 2,2 juta yang diciptakan pada tahun 2016. Departemen Tenaga Kerja AS akan merilis laporan ketenagakerjaan yang dipantau ketat oleh para pelaku pasar pada pukul 20.30 WIB nanti .

Pertumbuhan pekerjaan AS melonjak pada bulan Oktober dan November setelah tertahan pada bulan September oleh serangan badai beruntun, yang menghancurkan infrastruktur dan rumah serta melumpuhkan bisnis di Texas dan Florida. Laporan ketenagakerjaan yang solid akan menambah penilaian ekonomi yang optimis yang sudah ditunjukkan oleh data perumahan, belanja konsumen dan manufaktur.

Sam Bullard, seorang ekonom senior di Wells Fargo Securities di Charlotte, North Carolina, mengatakan bahwa para pejabat The Fed terus mencari tanda-tanda bahwa ekonomi AS tetap berada di jalur ekspansi, laporan ketenagakerjaan Desember dapat mendukung pandangan tersebut.

"Kami yakin Fed akan berada pada posisi untuk menaikkan suku bunga di bulan Maret," tegas Bullard.

Pertumbuhan pekerjaan AS yang sejalan dengan ekspektasi dapat meningkatkan kritik terhadap paket pemotongan pajak sebesar $1,5 triliun yang disahkan oleh Kongres AS yang dikuasai Partai Republik dan ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Donald Trump pada akhir bulan lalu.

Stimulus fiskal, yang mencakup penurunan tajam pada tarif pajak penghasilan badan usaha menjadi 21 persen dari 35 persen, terjadi pada ekonomi AS yang beroperasi hampir pada kapasitas penuh sehingga ada kekhawatiran ekonomi negara itu bisa terlalu panas.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: Albuquerque Journal

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…