ForexSignal88.com l Jakarta, 05/01/2018 – Dolar Kanada menguat terhadap mata uang AS pada hari Kamis, memperpanjang penguatannya di level tertinggi dua setengah bulan karena greenback secara umum tetap tertekan dan harga minyak mentah tetap di jalur naik, sementara para investor menunggu duet data pekerjaan AS dan Kanada pada hari Jumat malam nanti.

Sebuah laporan yang menunjukkan bahwa pada bulan lalu ekonomi AS menciptakan lebih banyak pekerjaan di sektor swasta daripada yang diperkirakan, seharusnya memberikan dukungan kepada dolar AS. Namun greenback masih melemah terhadap sejumlah mata uang utama.

"Dolar AS terlihat sedikit pucat karena indikator yang lebih baik di Eropa," kata Mark Chandler, kepala strategi pendapatan tetap dan mata uang Kanada di RBC Capital Markets. Ia menambahkan bahwa rally harga minyak juga terus mendukung mata uang Kanada.

Harga minyak, salah satu ekspor utama Kanada, naik ke titik tertingginya sejak Mei 2015, karena kekhawatiran tentang risiko pasokan dengan terjadinya kerusuhan di Iran dan penurunan persediaan minyak AS menyusul aktivitas penyulingan minyak yang mencapai level tertinggi dalam 12 tahun. Harga minyak mentah AS ditutup 0,6 persen lebih tinggi pada $62,01 per barel.

Mata uang Kanada, yang mendapat keuntungan dari data domestik yang kuat bulan lalu, menyentuh tingkat terkuatnya sejak 20 Oktober di C$1,2490.

Laporan ketenagakerjaan Kanada bulan Desember dan data perdagangan bulan November akan dirilis nanti dan keduanya dapat membantu membimbing ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Bank of Canada (BoC) di tahun 2018.

Bank sentral Kanada menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun di bulan Juli dan kemudian kembali di bulan September, menempatkannya pada 1 persen. Pasar uang memperkirakan kenaikan suku bunga lebih lanjut akan dilakukan BoC pada tahun ini.

Dari data domestik, harga produsen Kanada naik 1,4 persen pada November dari Oktober, dengan harga yang lebih tinggi untuk produk energi dan minyak bumi, demikian yang diungkap oleh Statistik Kanada.

Sementara itu, penjualan rumah di Toronto, kota terbesar di Kanada, turun 18,3 persen pada tahun 2017 dari rekor tahun sebelumnya karena langkah pemerintah provinsi tersebut untuk mendinginkan pasar perumahan telah membebani permintaan.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: CBC.ca

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…