ForexSignal88.com l Jakarta, 04/01/2018 – Dolar AS kembali di posisi defensif hingga Kamis sore menjelang malam ini setelah pulih sedikit di hari sebelumnya dari level terendah tiga bulan, dengan data dan catatan rapat kebijakan yang optimis dari Federal Reserve tidak dapat secara signifikan mengangkat tekanan dari mata uang yang sedang berjuang melawan selama tiga pekan terakhir.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, tergelincir ke level terendah sejak 20 September pada hari Selasa, karena optimisme mengenai ekonomi zona euro mendorong mata uang tunggal di atas $1,2000 untuk pertama kalinya dalam tiga setengah bulan. EUR/USD kini naik 0,1% di $1,2025.

Mata uang AS sempat menahan tekanan pada hari Rabu, memantul setelah hadir data manufaktur dan konstruksi yang kuat. Greenback mendapatkan dukungan lebih lanjut dari catatan pertemuan terakhir The Fed yang mengindikasikan bank sentral itu masih siap menaikkan suku bunga beberapa kali pada tahun ini.

Dalam risalah rapat mereka pada 12-13 Desember, para pembuat kebijakan The Fed mengakui peningkatan soliditas pasar tenaga kerja AS dan perluasan aktivitas ekonomi, bahkan saat mereka menegaskan kekhawatiran tentang inflasi yang terus-menerus rendah.

Hal tersebut menjadi indikasi bank sentral AS akan terus melakukan pendekatan bertahap untuk menaikkan suku bunganya namun bisa mempercepatnya apabila laju inflasi berakselerasi.

Namun pada awal sesi Eropa pada hari Kamis dolar AS kembali berada di wilayah negatif, dengan indeksnya yang turun 0,1 persen.

"Kita melihat sentimen euro yang sangat positif di pasar saat ini," kata ahli strategi mata uang Commerzbank Ester Reichelt di Frankfurt.

"Tren mungkin berubah apabila data ketenagakerjaan AS kuat," katanya, menambahkan bahwa tingkat upah AS pada hari Jumat dapat menjadi kunci dalam menentukan arah dolar AS selanjutnya.

Sementara itu mata uang AS bergerak sedikit lebih tinggi terhadap yen, diperdagangkan naik 0,2 persen pada ¥112,76 yen karena risk appetite yang kuat di pasar. Sebelumnya di hari Selasa dolar AS menyentuh level terendah dua setengah minggu di ¥112,05, turun cukup jauh dari ketinggian di atas ¥113,65 menjelang akhir bulan Desember.

Makoto Noji, ahli strategi pasar senior di SMBC Nikko Securities di Tokyo, memperkirakan dolar/yen bertahan sekitar ¥110 yen dalam jangka menengah.

Selanjutnya di malam ini pasar akan menyoroti dua data yang cukup penting dari AS yaitu klaim tunjangan pengangguran dan pembayaran gaji sektor swasta yang mungkin dapat dijadikan panduan untuk mengukur data-data tenaga kerja bulanan yang akan dipublikasikan besok malam.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Khmerpupil.blogspot.com

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…