ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Pada hari Jumat para pemimpin negara-negara Uni Eropa telah menyepakati bahwa negosiasi Brexit dapat dilanjutkan ke putaran berikutnya di mana diperkirakan akan menjadi perundingan yang lebih alot dan semakin menegangkan karena semakin dekat dengan batas waktu Maret 2019.

Di saat yang sama, sebuah jajak pendapat terbaru yang dirilis pada Sabtu (16/12) telah menemukan bahwa 51 persen rakyat UK sekarang akan mempertahankan keanggotaan Uni Eropa sementara 41 persen ingin meninggalkan blok tersebut, sebuah pembalikan aspirasi dari hasil referendum Brexit tahun lalu.

Jajak pendapat yang dilakukan BMG terhadap 1.400 orang untuk The Independent yang dipublikasikan di situs surat kabar terkemuka di UK tersebut pada hari Sabtu terlihat justru di saat negara tersebut bersiap memasuki tahap kedua perundingan Brexit untuk keluar dari Uni Eropa, yang akan fokus pada perdagangan.

The Independent mengatakan bahwa keunggulan untuk "remain" (tetap di Uni Eropa) atas "leave" (tinggalkan Uni Eropa) kali ini adalah yang terbesar dari seluruh jajak pendapat sejak referendum pada bulan Juni 2016.

Namun, kepala pemungutan suara di BMG, yang dikutip oleh The Independent, mengatakan bahwa alasan utama perubahan aspirasi tersebut adalah pergeseran pendapat di antara mereka yang tidak memberikan suara atau abstain pada referendum tahun lalu, sementara sekitar 9 dari 10 pemilih "leave" dan "remain" tidak mengubah pandangan mereka pada survei yang dilakukan dari 5 sampai 8 Desember tersebut.

Pada referendum Brexit tahun lalu, 52 persen rakyat UK memilih untuk meninggalkan Uni Eropa dan 48 persen memilih untuk tetap tinggal di dalam blok tersebut.

Mike Smithson, seorang analis pemilihan umum yang mengelola situs web Politicalbetting.com yang juga mantan politisi Demokrat Liberal, mengatakan di Twitter bahwa ini merupakan keunggulan terbesar untuk “remain” sejak referendum Brexit.

Sementara itu, Perdana Menteri Theresa May pada pekan lalu berhasil mengantongi kesepakatan dengan Uni Eropa untuk perundingan perdagangan dan masa transisi pasca Brexit. Namun demikian beberapa pemimpin Eropa memperingatkan bahwa perundingan, yang sejauh ini melalui perjalanan yang sulit, sekarang bisa menjadi lebih sulit.

Ketidakpastian dan tingkat kesulitan di putaran kedua negosiasi Brexit berpotensi membuat pound sterling tetap di bergerak dengan volatilitas tinggi di tahun depan.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: CalvinAyre.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…