ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama Asia Pasifik, terutama yen, sebagai bentuk kekecewaan pasar melihat pemecatan Rex Tillerson sebagai menteri sekretaris negara AS.

Sejauh ini USDJPY untuk sementara berada di level 106,41 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 106,47. Untuk AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7869 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7856. Untuk yuan, atau USDCNY untuk sementara bergerak di level 6,3119 setelah tadi pagi ditutup di level 6,3235.

Secara garis besar memang dolar AS sedikit mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia apalagi yen sebagai bentuk aksi lanjutan dari semalam, dengan pertimbangan sebagai bentuk aksi perlawanan investor terhadap sikap dari presiden AS Donald Trump yang telah memecat Menteri Sekretaris Negara Rex Tillerson dan menggantikannya dengan sosok yang lebih kontroversional Mike Pompea yang merupakan bekas ketua CIA.

Situasi ini tentu tidak menguntungkan bagi mata uang AS tersebut karena investor ingin situasi aman yang akan terjadi sebelumnya dengan rencana pertemuan Presiden Trump dengan pemimpin Korea Utara Presiden Kim Jong-un yang rencananya akan diselenggarakan pada Mei nanti.

Investor juga merasa khawatir terhadap masa depan Iran dan Venezuela yang rencananya akan mendapatkan kelonggaran sanksi dari AS yang sudah dikerjakan Tillerson sebelumnya, dan sekarang situasi kondusif tersebut mungkin tidak akan diketemukan lagi seiring Pompeo mendampingi Trump.

Sebelumnya tekanan kepada dolar AS belum mereda setelah data inflasi AS kurang mendukung kenakkan suku bunga the Fed secara agresif, di mana investor ingin sesuatu yang lebih menggebrak semangat beli dolar AS yang sudah lama mengalami tekanannya.

Bursa saham Asia sendiri kurang begitu bergairah awalnya, namun beberapa data China dan hasil dari BoJ meeting membuat semuanya segera berubah di mana mata uang Asia menikmati saat-saat indahnya kembali.

Yen bisa mulai menekan greenback berkat keinginan dari BoJ untuk segera mengakhiri kebijakan moneter yang lebih longgar tersebut. Diselingi oleh aktivitas produksi China yang membaik dan data Jepang juga membaik, membuat greenback mengalami tekanan jelang data penjualan eceran AS rilis nanti malam.

Sumber berita: ForexSignal88,Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg 

Sumber gambar: CNN Money 

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…