ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Dolar Selandia Baru naik ke level tertinggi tiga minggu setelah inflasi AS sesuai dengan harapan pasar dan tindakan Presiden AS Donald Trump yang mencampakkan Sekretaris Negara Rex Tillerson.

Kiwi diperdagangkan di 73,36 sen AS menjelang Rabu siang dan mencapai tertinggi 73,54 sen pagi tadi, dari 73,25 sen pada sat penutupan sesi kemarin. Indeks perdagangan tertimbang dolar Selandia Baru sedikit berubah pada 74,99 dari 74,92 kemarin.

Indeks harga konsumen (CPI) inti AS naik 0,2 persen di bulan Februari, sesuai perkiraan para ekonom, sementara tingkat pada basis tahunan sebesar 1,8 persen juga sesuai dengan ekspektasi. Data tersebut mendorong spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tiga kali tahun ini, dimulai pada minggu depan, sementara inflasi yang kuat akan membuat siklus pengetatan lebih agresif.

Sementara itu, Trump memecat Tillerson dan menunjuk bos CIA Mike Pompeo sebagai penggantinya. Indeks Dolar AS pun akhirnya jatuh ke level terendah minggu ini sebagai reaksi atas keputusan Trump tersebut.

Philip Borkin, ahli strategi makro senior di ANZ Bank New Zealand, mengatakan bahwa data CPI AS sudah sesuai ekspektasi di mana angka tersebut tidak benar-benar mengubah gambaran untuk The Fed, yang sepertinya akan terus keluar dari stimulus secara bertahap.

Borkin mengatakan kabar tentang penggantian Tillerson tampaknya menyebabkan timbulnya kegugupan pasar semalam karena sebagian pelaku pasar khawatir bahwa Pompeo bisa lebih kuat dalam masalah geopolitik saat ini (Korea Utara dan Iran) dan juga mengurangi daya henti atau rem pada retorika proteksionis yang keluar dari Gedung Putih.

Selain kedua faktor itu, dolar Selandia Baru juga didukung data neraca pembayaran untuk kuartal keempat yang berkurang dari NZ$-4,83 miliar menjadi NZ$2,27 miliar.

Sementara itu data PDB Selandia Baru akan diumumkan besok, dengan para ekonom memperkirakan pertumbuhan sebesar 0,8 persen.

Kiwi naik menjadi 78,07 yen dari 77,91 yen kemarin dan menguat menjadi 93,22 sen Australia dari 92,85 sen. Kiwi turun menjadi 59,08 sen euro dari 59,30 sen dan turun menjadi 52,42 pence Inggris dari 52,60 pence. Kiwi diperdagangkan pada 4,6260 yuan dari 4,6244 yuan.

Sumber berita: ForexSignal88, BusinessDesk

Sumber gambar: Currencynewscentre.com

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…