ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Sementara para pelaku pasar keuangan tetap berhati-hati apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dua kali atau tiga kali di tahun ini, para ekonom sekarang condong ke arah prospek empat kenaikan suku bunga The Fed di tahun 2018.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Reuters, perkiraan median para ekonom telah meningkat menjadi empat kenaikan suku bunga yang masing-masing sebesar 25 basis poin pada tahun ini, naik dari tiga kenaikan pada perkiraan di bulan Februari.

Jika benar, perkiraan median tersebut akan membuat suku bunga The Fed berada pada level 2,25% sampai 2,5%, naik dari 1,25% menjadi 1,5% di mana saat ini berada.

Reuters menyebut kenaikan tersebut mencerminkan ekspektasi yang lebih tinggi terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi AS tahun ini.

Pandangan median untuk inflasi harga inti PCE, ukuran inflasi yang disukai The Fed, sekarang diperkirakan akan mencapai target 2% The Fed pada kuartal September sebelum bergerak di atas level tersebut di tahun 2019.

Membantu memperkuat tekanan inflasi, perkiraan pertumbuhan PDB rata-rata juga direvisi lebih tinggi dengan tingkat tahunan 2,5-3,0% yang diharapkan untuk keseluruhan tahun 2018, naik dari kisaran 2,5-2,7% yang terlihat di bulan Februari.

Perkiraan median setahun penuh adalah untuk pertumbuhan PDB 2,8% untuk 2018 dan 2,4% pada 2019, lebih tinggi dari tingkat 2,7% dan 2,2% yang terlihat sebelumnya.

Pandangan tersebut mencerminkan pemotongan pajak baru-baru ini yang disampaikan ke bisnis AS dan konsumen, seiring dengan berlanjutnya kekuatan dalam kondisi pasar tenaga kerja.

Dengan data terakhir, Jim O'Sullivan, kepala ekonom AS di High Frequency Economics, mengatakan kepada Reuters bahwa sekarang ini kepastian semakin terlihat bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga saat bertemu di minggu depan, dengan satu-satunya pertanyaan sebenarnya adalah apakah anggota The Fed, secara individu, akan mengangkat perkiraan mereka untuk kenaikan suku bunga di tahun depan.

Menurut O'Sullivan, seluruh data dan anekdot telah membuat peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan FOMC minggu depan hampir pasti kecuali ada beberapa perkembangan negatif baru yang tidak terkait dengan data ekonomi antara detik ini dan saat itu.

"Yang lebih diperdebatkan adalah sejauh mana dot plot akan berubah," kata O’Sullivan.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider, Reuters

Sumber gambar: Let's Crowd Smarter

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…