ForexSignal88.com l Jakarta, 13/03/2018 – Dolar AS berbalik menekan mata uang utama lainnya pada hari Selasa karena para investor menunggu rilis data inflasi konsumen AS beberapa jam lagi yang dapat memberikan wawasan baru tentang laju kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada tahun ini.

Data CNBC pada saat berita ini ditulis menunjukkan Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,19% menjadi 90,06.

Departemen Tenaga Kerja AS akan merilis indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) pada pukul 19.30 WIB yang diharapkan dapat memastikan bahwa inflasi AS tetap hangat meski pasar tenaga kerja terus mengetat.

Indeks harga konsumen yang lebih tinggi dapat memicu ekspektasi pasar bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga sebanyak empat kali, bukan tiga kali, pada tahun ini. Pasar hampir sepenuhnya meyakini akan terjadi kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan The Fed di minggu depan.

Data pada minggu lalu menunjukkan perlambatan dalam pertumbuhan upah di bulan lalu meskipun pertumbuhan pekerjaan yang kuat telah menjaga ekspektasi bahwa bank sentral AS mungkin akan memproyeksikan empat kenaikan untuk tahun ini, dan bukan tiga.

Euro tergelincir lebih rendah, dengan EUR/USD turun 0,11% menjadi 1,2325.

Dolar AS menguat terhadap yen, dengan USD/JPY naik 0,5% menjadi 106,94, naik dari level terendah di 106,25.

Yen pada awalnya bangkit di tengah skandal kronisme yang berkembang dan terkait dengan perdana menteri Jepang juga istrinya yang melibatkan penjualan tanah publik. Safe haven yen cenderung naik di saat terjadi ketidakpastian ekonomi dan politik yang berpengaruh besar ke pasar.

Sterling beringsut lebih rendah terhadap dolar AS, dengan GBP/USD turun 0,08% menjadi 1,3894.

Dolar Australia menyentuh angka terendah, dengan AUD/USD tergelincir ke 0,7866 sementara dolar Selandia Baru bergerak menguat, dengan NZD/USD naik 0,38% menjadi 0,7323.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Investopedia

Share This

Berita Forex Lainnya

December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…