ForexSignal88.com l Jakarta, 13/03/2018 – China menyerukan bahwa mereka tidak akan memulai perang dagang dengan AS, namun berjanji untuk mempertahankan kepentingan nasionalnya dalam menghadapi proteksionisme AS yang terus berkembang.

Menteri Perdagangan China, Zhong Shan menyatakan bahwa tidak ada pemenang dalam perang dagang dan ini akan membawa bencana bagi kedua negara dan seluruh dunia. Zhong juga menambahkan bahwa pihaknya tidak ingin berperang ataupun memulainya, namun China bisa mengatasi tantangan apapun dan dengan tegas akan membela kepentingan negara dan rakyatnya.

Ini adalah pernyataan terbaru dari Beijing mengenai masalah dalam perdagangan dan kerja sama ekonomi Sino-AS yang mengacu pada rencana Presiden Trump dalam kebijakan tarif impor logamnya. Pembebasan Kanada dan Meksiko dari tarif tersebut membuat banyak negara termasuk China ingin mendapatkannya juga.

Para pemimpin China telah mengancam akan melakukan pembalasan terhadap hambatan perdagangan yang meningkat, namun belum mengambil tindakan langsung menyusul pengumuman Trump tersebut. Zhong sendiri berpikir bahwa AS telab melebih-lebihkan defisit perdagangannya dengan China sekitar 20% setiap tahunnya.

Zhong tidak memberikan rincian tentang bagaimana angka yang tercapai, namun Wahington dan Beijing umumnya melaporkan secara luas perbedaan angka perdagangan karena Beijing hanya menghitung dari pelabuhan pertama pengirimannya terhadap barangnya dan bukan tujuan akhir dari barang tersebut. AS melaporkan defisit $375 miliar dengan China di tahun lalu, sehingga pengurangan 20% masih termasuk di antara kesenjangan perdagangan terbesar yang dimiliki AS dengan negara manapun.

Zhong menyalahkan ketidakseimbangan perdagangan karena sebagian kontrol atas ekspor berteknologj tinggi AS ke China di mana mengulangi klaim China sebelumnya bahwa Washington dapat mempersempit defisit perdagangannya jika mengizinkan China untuk membeli lebih banyak teknologi seperti superkomputer dan material canggih bagi aplikasi militer. Namun pejabat AS sendiri sejauh ini tidak ingin menjual produk yang berbasis keamanan nasionalnya kepada China.

Sebelumnya, pemerintah Trump telah menyetujui tarif yang lebih tinggi untuk mesin cuci, modul surya dan beberapa barang produk China lainnya yang membuat Beijing menuduh Washington mengganggu peraturan perdagangan global dengan mengambil tindakan berdasarkan UU AS dan bukan melalui WTO.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Financial Times

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…