ForexSignal88.com l Jakarta, 02/03/2018 – Dolar AS jatuh ke posisi terendah dua minggu terhadap yen dan turun dari level tertinggi tujuh minggu terhadap euro pada hari Kamis karena kekhawatiran akan perang dagang yang akan segera terjadi setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa AS akan mengenakan tarif baru pada baja dan aluminium.

Greenback juga turun dari level tertinggi enam minggu terhadap enam mata uang utama. Data CNBC menunjukkan di akhir sesi kemarin Indeks Dolar AS berakhir turun 0,39% di 90,26.

Pengenaan tarif tersebut menandai langkah besar pertama Trump dalam mendukung agenda proteksionisnya yang digaungkan selama kampanye kepresidenannya. Menurut para analis, potensi perang dagang yang berasal dari tarif tersebut dapat berdampak negatif terhadap ekonomi.

"Pasti ada kekhawatiran bahwa kita akan memasuki perang dagang dan proteksionisme yang membuat perusahaan-perusahaan asing tidak senang," kata Andrew Frankel, co-president Stuart Frankel & Co di New York.

Trump mengumumkan pada hari Kamis bahwa dia akan mengenakan tarif 25 persen untuk baja impor dan 10 persen pada aluminium, dalam sebuah langkah yang menurut pemerintah akan melindungi industri AS.

Sebagai reaksi, Menteri Perdagangan Kanada Francois-Philippe Champagne mengatakan bahwa setiap tarif atau kuota AS yang dikenakan pada industri baja Kanada tidak dapat diterima dan dampaknya akan dirasakan di Kanada dan AS sendiri.

Dolar Kanada menyentuh posisi terendah sesi versus mata uang AS setelah pengumuman tarif Trump tersebut.

Berita tarif tersebut membayangi kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di Senat dan komentar dari Presiden Fed New York William Dudley mengenai tingkat suku bunga.

Dalam sebuah sesi tanya jawab, Powell mengatakan kepada Komite Perbankan Senat pada hari Kamis bahwa tidak ada bukti bahwa ekonomi AS terlalu panas, dan pasar tenaga kerja mungkin masih memiliki ruang untuk diperbaiki.

Beberapa analis mengatakan Powell mundur sedikit dari komentar hawkish yang disampaikan pada hari Selasa, mungkin setelah ia melihat dampak komentarnya terhadap kinerja saham dan imbal hasil obligasi AS sebelumnya.

Secara keseluruhan, intinya adalah bahwa para investor masih percaya bahwa minimal The Fed akan menaikkan suku bunga tiga kali tahun ini.

Sementara itu Dudley tampak nyaman dengan kenaikan empat tingkat suku bunga di tahun 2018, namun mengatakan kenaikan tersebut akan terjadi secara bertahap.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: MarketWatch

Share This

Berita Forex Lainnya

December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…