ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Dolar Amerika Serikat (AS) terpaksa memangkas penguatan sebelumnya terhadap yen pada sesi Senin setelah Presiden AS AS Donald Trump mengatakan akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya pesawat tak berawak AS di Teheran minggu lalu.

Sejak sesi Kamis pekan lalu, greenback terlihat berusaha menahan tekanan dari yen di tengah memanasnya hubungan AS dan seterunya di kawasan Timur tengah itu.

Kondisi geopolitik tersebut, berpadu dengan prospek pemangkasan suku bunga Federal Reserve, pun menjadi pendorong kuat bagi laju bullish harga emas, yang pada Selasa pagi masih bergerak naik hingga ke harga tertinggi sejak Agustus 2013.

Dolar AS juga tertekan oleh mata uang utama lainnya, terutama dolar Australia dan euro. Sedangkan terhadap pound sterling yang masih dilanda potensi hard Brexit, greenback masih mampu memberikan tekanan.