ForexSignal88.com l Jakarta, 12/08/2019 – Yen dan franc Swiss menguat pada hari Jumat karena investor mencari mata uang safe haven karena kekhawatiran perang perdagangan AS-China, ketidakpastian politik di Italia, dan data ekonomi yang lemah di seluruh dunia.

Likuiditas yang dalam dan surplus transaksi berjalan di Jepang dan Swiss menarik aliran safe haven ke mata uang mereka selama masa tekanan geopolitik dan ekonomi.

Namun sebagian pengamat pasar pun memperingatkan potensi intervensi karena kekuatan yen tidak akan disambut oleh Bank of Japan yang terus berjuang untuk mendorong inflasi konsumen Jepang menuju sasaran 2%.

Yen melonjak ke level tertinggi tujuh bulan terhadap greenback. Peningkatan ketegangan perang perdagangan antara AS dan China menunjukkan ada potensi untuk permintaan yang kuat untuk aset safe haven ke depan dan ini menyiratkan ruang lingkup yang luas untuk penguatan yen.

Hal yang sama berlaku untuk franc dengan ekonomi Swiss juga dalam posisi anggaran yang jauh lebih baik daripada Jepang.

Sementara itu saham AS turun tajam setelah Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia belum siap untuk melakukan kesepakatan perdagangan dengan China dan telah memutuskan bahwa AS tidak akan melakukan bisnis dengan raksasa telekomunikasi China Huawei Technologies untuk sementara waktu.

Juga pada hari Jumat, data menunjukkan harga produsen AS turun 0,1% pada bulan Juli, menunjukkan inflasi tetap diredam, dan ekonomi Kanada kehilangan 24.200 pekerjaan bulan lalu.