ForexSignal88.com l Jakarta, 29/01/2018 – Hipotek juga dikenal sebagai “hak atas properti” atau “klaim atas properti”. Jika peminjam berhenti membayar hipotek, bank bisa menyita properti yang bersangkutan.

Dalam hipotek perumahan, seorang pembeli rumah menjanjikan rumahnya ke bank. Bank memiliki klaim atas rumah jika pembeli rumah gagal atau lalai membayar hipotek.

Hipotek mempunyai sifat dari hak kebendaan pada umumnya, antara lain:

  1. Absolut, yaitu hak yang dapat dipertahankan terhadap tuntutan siapapun.
  2. Droit de suite atau zaaksgevolg, artinya hak yang senantiasa mengikuti bedanya di tangan siapa pun benda tersebut berada (Pasal 1136 ayat (2), Pasal 1198 KUH Perdata).
  3. Droit de Preference yaitu seorang mempunyai hak untuk didahulukan pemenuhan piutangnya di antara orang berpiutang lainnya (Pasal 1133, 1134 ayat (2) KUH Perdata). Di sini hak jaminan kebendaan tidak berpengaruh oleh kepailitan ataupun oleh penyitaan yang dilakukan atas benda yang bersangkutan.

Di samping itu, hipotek juga mempunyai ciri khas tersendiri yaitu:

  1. Accecoir artinya hipotek merupakan perjanjian tambahan yang keberadaannya tergantung pada perjanjian pokoknya yaitu utang-piutang.
  2. Ondeelbaar yaitu hipotek tidak dapat dibagi-bagi karena hipotek terletak di atas seluruh benda yang menjadi objeknya, artinya sebagian hak hipotek tidak menjadi hapus dengan dibayarnya sebagian utang (Pasal 1163 ayat (1) KUH Perdata).
  3. Mengandung hak untuk pelunasan utang (verhaalsrecht) saja. Jadi, tidak mengandung hak untuk memiliki bendanya. Namun jika diperjanjikan, kreditur berhak menjual benda jaminan yang bersangkutan atas kekuasaan sendiri (eigenmachttigeverkoop/parate execusi) jikalau debitur lalai (Pasal 1178 ayat (1) dan (2) KUH Perdata).

Seseorang dapat mengajukan hipotek yaitu dalam bentuk kredit kepemilikian rumah atau disebut KPR kepada bank pemberi pinjaman.

Dalam kasus gagal bayar dan penyitaan, pihak bank dapat mengusir penyewa rumah dan menjual rumah tersebut dengan menggunakan pendapatan dari penjualan tersebut untuk menghapus utang hipotek.

Sumber Gambar: finance.yahoo.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya