ForexSignal88.com l Jakarta, 27/12/2017 – Transaksi Bitcoin dikirim dari dan ke dompet elektronik bitcoin dan ditandatangani secara digital untuk keamanan. Semua orang di jaringan akan mengetahui adanya sebuah transaksi. Dan sejarah transaksi dapat ditelusuri kembali ke titik di mana bitcoin diproduksi.

Memegang bitcoin sangat bagus jika Anda seorang spekulator yang menunggu harga naik. Akan tetapi intinya mata uang digital ini adalah untuk dibelanjakan. Jadi, saat membelanjakan bitcoin, bagaimana cara kerja transaksinya?

Hanya Pencatatan Transaksi, Tanpa Bitcoin

Inilah hal sesungguhnya “lucu” tentang bitcoin. Mata uang digital Bitcoin ini tidak ada dimana-mana, bahkan di harddisk. Ketika berbicara tentang seseorang yang memiliki bitcoin, tapi ketika Anda melihat alamat bitcoin tertentu, tidak ada penanda mata uang digital Bitcoin di dalamnya. Atau, dengan cara yang sama seperti Anda bisa memegang pound atau dolar di rekening bank. Anda tidak bisa menunjuk ke objek fisik, atau bahkan file digital, dan mengatakan "ini adalah bitcoin".

Sebagai gantinya, hanya ada pencatatan transaksi antara alamat yang berbeda, dengan saldo yang meningkat dan menurun. Setiap transaksi yang pernah terjadi disimpan dalam buku besar yang umum disebut rantai blok (blockchain). Jika Anda ingin menghitung saldo alamat bitcoin, informasi tidak dipegang di alamat itu; Anda harus merekonstruksinya dengan melihat blockchainnya.

Lalu seperti apa cara transaksi Bitcoin? Mudahnya menggunakan contoh. Jika Nina mengirim beberapa bitcoin ke Fadli, transaksi itu akan memiliki tiga informasi:

  • Masukan. Ini adalah catatan alamat bitcoin yang digunakan untuk mengirim bitcoin ke Nina (saat Nina menerima Bitcoin dari temannya, Munaroh).
  • J Ini adalah jumlah bitcoin yang dikirimkan Nina ke Fadli.
  • Ini adalah alamat bitcoin Fadli.

Untuk mengirim bitcoin, Anda membutuhkan dua hal yaitu alamat bitcoin dan kunci rahasia. Alamat bitcoin dihasilkan secara acak, dan hanya berupa urutan huruf dan angka. Kunci rahasia adalah urutan huruf dan angka lain, tapi tidak seperti alamat bitcoin Anda, ini dirahasiakan.

Pikirkan alamat bitcoin Anda sebagai safe deposit box dengan kaca depan. Semua orang tahu apa yang ada di dalamnya, tapi hanya kunci pribadi yang bisa membukanya untuk mengeluarkan atau memasukkan semua barangnya.

Ketika Nina ingin mengirim bitcoin ke Fadli, dia menggunakan kunci pribadinya untuk menandatangani sebuah pesan dengan masukan (sumber dari koin), jumlah, dan keluaran (alamat Fadli).

Nina kemudian mengirim dari dompet Bitcoinnya ke dalam jaringan bitcoin yang lebih luas. Dari situ, penambang bitcoin melakukan verifikasi transaksi, memasukkannya ke dalam blok transaksi dan akhirnya menyelesaikannya.

Sumber Gambar: bitcoin.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya