ForexSignal88.com l Jakarta, 29/11/2017

Jepang: Mode Mempelajari

Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan dalam sebuah pidato bulan Oktober bahwa BOJ tidak memiliki rencana untuk menerbitkan mata uang digital, namun penting untuk memperdalam pengetahuan tentang hal itu. "Penerbitan CBDC (Central Bank Digital Currency, mata uang digital bank sentral) kepada masyarakat umum seolah-olah ada bank sentral yang memperluas akses ke rekeningnya kepada siapapun," kata Kuroda. "Dengan demikian, untuk mendiskusikan tentang CBDC meninjau kembali isu-isu mendasar perbankan sentral."

Jerman: 'Permainan Spekulatif'

Di negara di mana banyak warga masih memilih untuk membayar tunai, Bundesbank sangat mewaspadai munculnya bitcoin dan mata uang virtual/digital lainnya. Anggota dewan Carl-Ludwig Thiele mengatakan pada bulan September, bitcoin "lebih merupakan permainan yang bersifat spekulatif daripada bentuk pembayaran." Pergeseran dari simpanan / tabungan ke blockchain akan mengganggu model bisnis bank dan dapat meningkatkan kebijakan moneter, kata Thiele. Pada saat bersamaan, Bundesbank telah secara aktif mempelajari penerapan teknologi dalam sistem pembayaran.

UK: Potensi 'Revolusi'

Gubernur Bank of England Mark Carney telah mengutip mata uang digital sebagai bagian dari "revolusi" potensial di bidang keuangan. Bank sentral memulai akselerasi teknologi keuangan tahun lalu, sebuah praktik Lembah Silikon untuk menghasilkan perusahaan baru. Carney mengatakan teknologi berbasis blockchain, database akuntansi terdistribusi, menunjukkan "potensi besar" dalam memungkinkan bank sentral memperkuat pertahanan mereka melawan serangan cyber dan merombak cara pembayaran yang dilakukan antara institusi dan konsumen. Dia tetap mengingatkan BOE masih jauh dari menciptakan versi digital sterling.

Perancis: 'Great Caution'

Gubernur Bank of France Francois Villeroy de Galhau mengatakan pada bulan Juni bahwa pejabat Prancis "sangat memperhatikan masalah terkait dengan bitcoin karena tidak ada institusi publik di belakangnya untuk memberikan kepercayaan / keyakinan. Dalam sejarah semua contoh mata uang swasta berakhir dengan buruk. Bitcoin bahkan memiliki sisi gelap - serangan terhadap data ini. " Dia mengatakan "mereka yang menggunakan Bitcoin hari ini melakukannya atas risiko mereka sendiri."

India: Tidak Mengijinkan

Bank sentral India menentang mata uang kripto yang bisa dimanfaatkan sebagai kanal pencucian uang dan pendanaan teroris. Namun demikian, Reserve Bank of India memiliki sebuah kelompok yang mempelajari apakah mata uang digital yang didukung oleh bank sentral global dapat digunakan sebagai tender legal. Saat ini, penggunaan mata uang kripto adalah pelanggaran peraturan valas.

Sumber: Bloomberg

Sumber Gambar: thesun.co.uk

Share This

Artikel Terkait Lainnya