ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017

Exponential Moving Average (EMA)

Exponential MA atau EMA adalah penyempurnaan dari SMA yang mencoba memberi bobot lebih banyak pada data terbaru, sehingga kurang sensitif terhadap harga yang dikeluarkan dari perhitungan, dan mengurangi lag. Hal ini dilakukan dengan menerapkan smoothing constant (konstanta untuk memperhalus) ke SMA dan kemudian menghitung EMA.

Jadi, EMA dihitung dalam tiga tahap: Pertama, hitung SMA untuk periode (n); Kedua, hitung Smoothing Constant (Sm) dengan menggunakan rumus:

Sm = (2 / (n + 1)) ; dan kemudian, hitung EMA dengan menggunakan rumus:

EMA = (harga - EMA sebelumnya) x Sm + EMA sebelumnya

Smoothed Moving Average (SMMA)

Smoothed Moving Average atau SMMA adalah kombinasi dari SMA dan EMA. Indikator MA ini memberikan bobot yang sama pada harga terakhir dengan mengambil semua data harga historis yang tersedia. Hal ini dicapai dengan mengurangi SMMA periode sebelumnya dari harga sekarang dan menambahkan hasilnya ke SMMA periode sebelumnya untuk mendapatkan SMMA periode saat ini. Rumus untuk SMMA dimulai dengan menghitung SMA dengan peridode yang sama seperti SMMA dan membaginya dengan periode sebelumnya:

SMMA1 = SMA (n) / n ; dimana n adalah tampilan back period untuk SMMA. Nilai SMMA berikutnya dihitung dengan menggunakan rumus:

SMMA (i) = ((SMMA (i - 1) x n) - SMMA (i - 1) + Close (i)) / n ; dimana n adalah periode SMMA, SMMA (i) adalah SMMA dari bar saat ini, Close (i) adalah harga penutupan saat ini.

SMMA hampir identik dengan EMA dengan menghitung dua kali periodenya. Dengan kata lain, SMMA periode 20 hampir identik dengan EMA periode 40.

Linear Weighted Moving Average (LWMA)

Linear Weighted Moving Average atau LWMA atau MA berbobot Linier adalah penyempurnaan lain dari SMA yang juga mencoba memberi bobot lebih banyak pada data terbaru. Namun, hal itu dilakukan dengan mengalikan setiap data harga dengan posisinya di rangkaian data dengan data harga paling lama yang menempati posisi 1 dan data harga terakhir menempati posisi n dimana n adalah periode WMA yang ditentukan oleh trader. Jumlah dari hasilnya kemudian dibagi dengan penjumlahan n. Rumusnya adalah:

LWMAn = ( ( price1 x 1 ) + ( price2 x 2 ) + ... + ( pricen x n ) / ( n x ( n + 1 ) ) ) / 2

Sumber Gambar: theindicatorclub.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya