ForexSignal88.com l Jakarta, 30/10/2017 – Pasar Forex yang sering kita transaksikan sesungguhnya menggunakan nilai tukar spot mata uang. Sedangkan dalam kontrak futures forex bergerak sesuai transaksi yang terjadi di pasar futures. Kedua kontrak baik berjangka dan spot forex didasarkan pada nilai tukar mata uang asing; Namun, ada banyak perbedaan di antara keduanya:

  • Pasar spot forex adalah pasar terbesar di dunia. Perdagangan mata uang berjangka di sebagian kecil dari volume, dengan banyak kontrak berjangka mata uang diperdagangkan di bawah volume tinggi dan likuiditas yang baik.
  • Mata uang berjangka diperdagangkan di bursa dan diatur seperti pasar berjangka lainnya. Forex memiliki peraturan dan perdagangan yang kurang dilakukan di atas loket melalui dealer forex (tidak ada pasar sentral untuk forex).
  • Futures mata uang dapat diperdagangkan dengan menggunakan leverage sederhana; forex menawarkan kemampuan untuk berdagang dengan banyak leverage, yang menghasilkan banyak kemenangan dan, tentu saja, kerugian besar.
  • Perawatan pajak atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari perdagangan mata uang dan perdagangan valas mungkin berbeda, tergantung pada situasi tertentu.
  • Komisi dan biaya berbeda: mata uang berjangka biasanya melibatkan komisi (dibayarkan ke broker) dan berbagai bursa lainnya

Pialang berjangka, termasuk yang menawarkan kontrak futures mata uang, harus mengikuti peraturan yang diberlakukan oleh badan pengelola termasuk Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dan National Futures Association (NFA), serta peraturan yang ditetapkan oleh bursa berjangka. Kalau di Indonesia lembaga tersebut dinamakan BAPPEBTI dan Bursa Berjangka Jakarta.

Di AS, CME Group, bursa berjangka terbesar di dunia, memastikan bahwa tugas pengaturan dipenuhi melalui Departemen Regulasi Pasar, termasuk perlindungan integritas pasar dengan mempertahankan pasar yang adil, efisien, kompetitif dan transparan. Pasar berjangka mata uang memiliki pengawasan yang lebih ketat dibandingkan pasar forex spot, yang terkadang sering di komplain karena hal-hal seperti penawaran harga (tidak adil) dan pialang forex yang tidak terpusat terhadap klien mereka.

Persyaratan Akun

Seorang trader biasanya memiliki akun dengan pialang berjangka yang mengarahkan order posisi ke berbagai bursa untuk membeli dan menjual kontrak futures mata uang.

Margin Trading umumnya digunakan dalam perdagangan mata uang berjangka; Jika tidak, pasti banyak uang tunai yang terlibat untuk melakukan transaksi. Dengan akun margin, trader meminjam uang dari pialang berjangka untuk melakukan perdagangan, biasanya merupakan leverage (pengungkit) dari nilai tunai sebenarnya dari akun tersebut. Daya beli adalah jumlah uang di rekening margin yang tersedia untuk diperdagangkan. Pialang berjangka yang berbeda memiliki persyaratan yang berbeda untuk aturan margin.

Secara umum, akun untuk transaksi kontrak futures mata uang memungkinkan tingkat margin (leverage) yang agak konservatif bila dibandingkan dengan akun forex yang bisa ditawarkan yaitu 400: 1 leverage.

Sumber Gambar: fxdayjob.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya