ForexSignal88.com l Jakarta, 30/10/2017 – Emas memiliki banyak nilai, intrinsik maupun ekstrinsik. Bahkan manfaat kepemilikan emas pun beragam. Bisa untuk investasi, perhiasan dan juga simpanan. Lalu apa yang menjadi emas itu sangat berharga? Mengapa Emas sebagai Logam Mulia?

Emas adalah Lambang Kekayaan. Emas bisa dikatakan sebagai uang, namun berbeda jika Emas dibandingkan dengan uang kertas. Perbedaannya sangat jauh. Secara de-facto, Emas adalah mata uang seluruh dunia, tidak seperti uang kertas yang diterima dan bisa dipakai sebagai alat tukar karena ‘dipaksa’ oleh pemerintah.

Emas itu Lambang Kekuasaan. Raja-raja biasanya menggunakan Emas pada Mahkota, senjata dan alat-alat kebesaran kerajaan. Ini secara tidak langsung mengaitkan Emas dengan kekuasaan.

Emas juga merupakan Lambang Kecantikan. Anda pasti mengetahui bahwa Emas adalah logam utama untuk membuat perhiasan. Sifat uniknya yang berwarna kuning berkilau, lembut, tidak berkarat dan sukar diperoleh menyebabkan Emas menjadi idola di dunia manusia.

Sejak ribuan tahun yang lalu manusia telah membuat perhiasan menggunakan Emas dan hingga hari ini, manusia masih menyukai dan menghargai Emas. Selain itu, Emas juga memunyai sisi sentimental kepada manusia.

Semisal India, masyarakatnya amat menghargai dan menyimpan Emas. Dowri atau mas kawin bagi orang India biasanya adalah Emas, semakin banyak Emas yang dipakai oleh pengantin perempuan semakin baik. Karena melambangkan rezeki yang dibawa oleh pengantin perempuan kepada keluarga pengantin laki-laki.

Di pasar dunia untuk satuan berat emas sering digunakan istilah Troy Ounce atau Troy oz atau TOZ. 1 Troy oz = 31,1034768 gram. Di masyarakat awam satuan gram lebih sering digunakan daripada TOZ. Untuk mengkonversi harga emas dunia ke dalam rupiah dapat digunakan rumus berikut ini :

Harga emas dunia dibagi dengan 31,1035 lalu dikalikan kurs rupiah terhadap dolar US saat ini.

Karat (carat, ct, kt) dalam dunia emas adalah satuan untuk mengukur kadar kemurnian logam mulia tersebut. Tetapi di dunia batu mulia (berlian) karat adalah satuan untuk mengukur massa dari batu tersebut. Oleh karena itu untuk menghindari kerancuan, di Amerika Serikat dan Kanada pelafalan “karat” digunakan untuk emas sedangkan “carat” untuk mengukur batu mulia. Satu karat setara dengan massa emas murni dalam suatu material dibagi dengan total massa dari material tersebut. Dengan demikian Emas 24 karat setara dengan 99% emas ( tidak 100 % karena dianggap tidak ada material yang sempurna), emas 18 karat sama dengan 75 % emas dan emas 12 karat setara dengan 50 % emas dan seterusnya.

Jadi emas sebagai logam mulia bukan tanpa sebab. Manusia menginginkan kemurnian emas dalam bentuk yang indah.

Sumber Gambar: stabroeknews.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya