ForexSignal88.com l Jakarta, 25/10/2017 – Emas sudah ada sejak peradaban beribu tahun yang lalu. Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan sebenarnya Emas mulai pertama dikenal dan memiliki nilai. Menurut sejarah peradaban, Emas mulai dikenal manusia sejak manusia mulai berbudaya.

Emas telah dikenal sejak 40 ribu tahun sebelum masehi. Sejumlah suku pedalaman sudah mengenal Emas dan dijadikan sebagai alat budaya khususnya perlengkapan spiritual kuno. Dalam sejarah, masyarakat Mesir Kuno (Circa) tahun 1932 sebelum masehi mereka memakamkan Raja Tutankhamen dalam peti Emas seberat hampir 2.500 pound. Raja Croesus dari Lydia (kini merupakan wilayah Turki) pada 560 tahun sebelum Masehi memerintahkan pembuatan koin emas pertama dan peristiwa ini menandai sejarah emas sebagai alat untuk bertransaksi. Bangsa Romawi sendiri pada tahun 50 SM, mulai menggunakan koin Emas sebagai alat transaksi.

Sebagai sesuatu yang mempunyai nilai tinggi, Emas mulai dikenal pada masa kekuasaan kekaisaran di Eropa yang kemudian diikuti dengan pencarian oleh sejumlah petualang dan penemu benua baru seperti Christoper Columbus dan Vasco da Gamma yang pada ahirnya memulai masa imperialisme.

Sebagai komoditi pertambangan, sejarah penambangan Emas sudah dimulai sejak 2000-5000 tahun SM. Begitu panjangnya usia kegiatan pertambangan Emas tentunya juga banyak mengalami perubahan metoda, dimulai dengan cara tradisional yaitu menggunakan gravitasi air raksa, kemudian sianida, flotasi dan heap bleaching. Pertambangan Emas terbesar saat ini adalah Afrika Selatan namun bukan berarti Afrika Selatan memilki cadangan emas terbesar.

Sesuai sifatnya Emas memang tidak habis dikonsumsi, berbeda dengan komoditi lain yang habis dikonsumsi. Negara lain yang tidak memilki tambang Emas tetapi bisa jadi memilki cadangan Emas yang besar. Hal ini terkait dengan fungsi Emas sebagai cadangan devisa dan instrumen moneter serta investasi.

Fungsi dan kebutuhan emas kemudian berkembang termasuk untuk stabilitas ekonomi. Walaupun ukuran nilai tukar mata uang tidak lagi distandarisasi dengan emas, emas tetap memiliki fungsi sebagai cadangan devisa suatu negara. Termasuk negara AS yang mengumpulkan emas di dalam brankas Bank Sentral Federal Reserves.

Sumber Gambar: money.usnews.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya