ForexSignal88.com l Jakarta, 13/10/2017 – Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi warrant (waran). Faktor-faktor ini sangat membantu untuk mengambil keputusan kapan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual waran sehingga bisa membukukan keuntungan (buy low sell high). Oleh karena waran sangat mirip dengan call options atau hak untuk membeli suatu aset, maka harga sebuah waran sangat dipengaruhi oleh harga saham yang menjadi aset dasarnya.

Singkatnya, harga waran akan memiliki batas terendah dan tertinggi. Batas harga tertinggi dari sebuah waran adalah sama dengan harga saham yang menjadi aset dasarnya. Logikanya, tidak ada orang yang mau membeli hak untuk membeli saham dengan harga yang lebih tinggi dari harga sahamnya sendiri. Harga terendah dari sebuah waran adalah perbedaan antara harga sahamnya di Bursa dengan exercise price-nya, dengan catatan perbedaan tersebut adalah positif. Jika perbedaannya negatif maka harga sebuah waran haruslah sama dengan nol. Harga terendah inilah yang disebut dengan nilai intrinsik sebuah waran.

Semakin tinggi harga saham di bursa dibandingkan dengan exercise price-nya akan semakin tinggi harga sebuah waran karena semakin tinggi nilai intrinsiknya. Tetapi pada kenyataannya harga waran akan lebih besar dari nilia intrinsiknya. Jadi bagi Anda yang ingin melakukan aksi spekulatif untuk meraup untung dengan berjual beli waran, selain mengetahui pergerakan nilai intrinsiknya tentunya juga sangat penting sekali untuk mengetahui faktor-faktor lain yang mempengaruhinya.

Untuk memudahkan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi harga waran, kita menganggap nilai intrinsik sebuah waran adalah konstan dan jika satu faktor dibahas maka disumsikan faktor lain tidak berubah.

Pertama adalah jangka waktu jatuh tempo waran. Semakin panjang (pendek) umur sebuah waran akan semakin tinggi (rendah) nilai spekulatifnya.

Kedua, volatilitas dari harga saham yang menjadi aset dasar waran. Semakin tinggi (rendah) volatilitas harga sahamnya akan semakin tinggi (rendah) nilai spekulatifnya dan akan semakin tinggi (rendah) harga waran tersebut.

Ketiga adalah tingkat suku bunga bebas risiko. Jika tingkat suku bunga semakin tinggi (rendah), imbal hasil tabungan Anda juga akan mengalami kenaikan (penurunan). Karena itu semakin tinggi tingkat bunga bebas risiko, maka akan semakin tinggi nilai spekulatif sebuah waran dan tentunya akan mempengaruhi harga warannya, menjadi semakin tinggi.

Dalam kenyataannya semua faktor ini berinteraksi membentuk sebuah harga waran. Jadi untuk berspekulasi berjual beli waran dibutuhkan pertimbangan dan analisa yang kuat.

Sumber Gambar: thebalance.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya