ForexSignal88.com l Jakarta, 10/10/2017 – Warrant merupakan salah satu produk derivatif yang memberikan hak, tetapi bukan kewajiban, untuk membeli sebuah saham pada harga yang telah ditetapkan pada waktu yang telah ditetapkan pula. Misalkan Warrant I - Indah Kiat, jatuh tempo pada November 2018, dengan exercise price Rp 1000. Artinya jika anda memiliki Warrant I -Indah Kiat, maka anda berhak untuk membeli satu saham biasa Indah Kiat pada bulan November 2018 pada harga Rp 1000. Warrant biasanya dikeluarkan oleh perusahaan sebagai ‘pemanis’ buat investor ketika mereka mengeluarkan saham.

Bagi Anda yang sudah terbiasa melakukan investasi di Bursa Efek, dalam bentuk investasi langsung - bermain saham - atau investasi tidak langsung — sarana investasi Reksadana — pasti membaca lembaran ekonomi atau keuangan di berbagai media cetak yang mencantumkan data transaksi di Bursa Efek Indonesia. Data mengenai harga saham, obligasi, indeks, reksadana, kontrak berjangka dan lainnya tersedia pada lembaran keuangan tersebut. Biasanya di situ juga tercantum kolom transaksi yang berkaitan dengan waran. Bagi mereka yang mengerti, data tersebut mungkin saja bermanfaat. Tapi bagi mereka yang awam akan investasi waran pasti melewatkan informasi tersebut. Atau malah timbul pertanyaan, “Apa itu waran?”

Pada dasarnya waran tidaklah berbeda dengan options (opsi). Untuk mengingatkan, Opsi adalah kontrak yang memberikan hak (bukan kewajiban) kepada pemegang kontrak itu untuk membeli (call options) atau menjual (put options) suatu aset tertentu dengan harga tertentu (strike price/exercise price atau harga patokan / tebus) dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan waran ini merupakan efek dari sebuah call options pada saham. Call options adalah kontrak yang memberikan hak (bukan suatu kewajiban) kepada pemiliknya untuk membeli sejumlah aset dasar dengan harga patokan tertentu sebelum ataupun saat kontrak jatuh tempo. Dalam hal waran, aset dasarnya hanyalah saham.

Sebagai singkatnya waran adalah hak untuk membeli suatu saham pada harga patokan atau exercise price yang telah ditentukan dan pada waktu yang ditetapkan pula. Bila waran tersebut memiliki exercise price Rp.2.000, artinya pemegang waran tersebut memilik hak untuk membeli saham perusahaan yang menerbitkan waran di harga Rp 2.000 pada saat jatuh tempo, tak masalah berapa harga saham tersebut saat itu di bursa. Kalau pemegang waran tidak menjalankan haknya, tidak apa – apa karena bukan kewajiban.

Sumber Gambar: slideshare.net

Share This

Artikel Terkait Lainnya