ForexSignal88.com l Jakarta, 10/10/2017 – Ada banyak produk keuangan yang sudah tercipta sebagai sarana investasi. Bahkan dari semua itu, banyak investor yang masih merasa portfolio atau instrumen investasi yang ada itu belum cukup alias kurang. Hingga terciptalah produk keuangan derivatif atau produk turunan.

Produk keuangan derivatif merupakan bentuk turunan dari sekuritas utama yang ada atau biasa disebut sebagai underlying assets atau aset dasar. Dalam dunia keuangan (finance), derivatif adalah sebuah kontrak bilateral atau perjanjian penukaran pembayaran yang nilainya diturunkan atau berasal dari produk yang menjadi “acuan pokok” atau juga disebut ”produk turunan” dari underlying product atau assets; daripada memperdagangkan atau menukarkan secara fisik suatu aset, pelaku pasar membuat suatu perjanjian untuk saling mempertukarkan uang, aset atau suatu nilai di masa yang akan datang dengan mengacu pada aset dasar (underlying product) yang menjadi acuan pokok. Aset dasar ini bisa mencakup saham, mata uang, suku bunga, obligasi, komoditas (pertambangan, pertanian, peternakan) dan aset dasar lainnya.

Derivatif digunakan oleh manajer investasi / manajemen portofolio, perusahaan dan lembaga keuangan serta investor perorangan untuk mengelola posisi yang mereka miliki terhadap risiko dari pergerakan harga saham dan komoditas, suku bunga, nilai tukar valuta asing “tanpa” mempengaruhi posisi fisik produk yang menjadi acuannya (underlying).

Kegunaan utama dari derivatif ini adalah untuk mengalihkan risiko ataupun mengambil suatu risiko dengen berperan posisinya sebagai hedger (pelaku lindung nilai) atau spekulator. Bermacam - macam rentang nilai antara aset acuan dan alternatif pembayaran menghasilkan beraneka kontrak derivatif yang diperdagangkan di pasaran. Ada banyak sekali instrumen finansial yang dapat dikategorikan dalam kelompok derivatif ini. Derivatif yang banyak dikenal di Indonesia barulah warrant, right, futures dan juga option. Namun produk option ini belum ada di Indonesia.

Biasanya, produk derivatif atau kontrak derivatif yang ada dapat diperdagangkan melalui mekanisme perdagangan berjangka ataupun melalui lembaga keuangan lain seperti bank.

Mengenal bermacam – macam produk derivatif ini bisa memperluas target perluasan portfolio investasi Anda sehingga Anda bebas memilih – milih mana yang cocok bagi profil investasi Anda.

Sumber Gambar: ea-rsgroup.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya