ForexSignal88.com l Jakarta, 09/10/2017 – Komoditi merupakan sumberdaya dasar dan mentah atau produk-produk primer seperti logam, energi dan produk-produk pertanian. Sumberdaya dan produk-produk tersebut diperdagangkan pada bursa komoditi dan di luar bursa (over-the-counter), yang mana komoditi tersebut dibeli dan dijual dalam kontrak yang telah distandarisasi. Sehingga komoditi yang dimaksud dalam perdaganag Komoditi di bursa memiliki beberapa ciri atau syarat yaitu relatif mudah untuk diperdagangkan, dapat diserahkan secara fisik, dapat disimpan untuk suatu jangka waktu tertentu dan dapat dipertukarkan dengan produk lainnya dengan jenis yang sama, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh investor melalui bursa berjangka.

Karakteristik dari komoditi yaitu harga adalah ditentukan oleh penawaran dan permintaan pasar bukannya ditentukan oleh penyalur ataupun penjual dan harga tersebut berdasarkan perhitungan harga masing-masing pelaku Komoditi. Contohnya adalah: mineral dan produk pertanian seperti bijih besi, minyak, ethanol, gula, kopi, aluminium, beras, gandum, emas, berlian atau perak, tetapi juga ada yang disebut produk “commoditized”.

Dahulu, lelang terbuka, yang melibatkan para trader bertatap muka pada ruang perdagangan, merupakan metoda utama dari perdagangan tersebut sebelum diperkenalkannya sistem perdagangan elektronik yang sudah lazim saat ini.

Resiko dalam perdagangan komoditi, selain dari gagal janji, disebabkan oleh fluktuasi harga. Harga sangat ditentukan oleh permintaan dan penawaran di pasar komoditi. Permintaan ditentukan oleh pertambahan penduduk, pertambahan penggunaan, penggunaan baru dan karena substitusi. Sedangkan penawaran berubah karena pertambahan kapasitas produksi (luas lahan yang ditanam atau pabrik baru yang dibangun), musim, cuaca baik atau buruk, larangan atau insentif pemerintah, bencana alam maupun perang atau perdamaian.

Jadi banyak sekali faktor yang tidak bisa diramalkan. Hal inilah yang mendorong timbulnya kebutuhan akan lindung nilai. Kebutuhan akan lindung nilai dipenuhi dengan pembuatan kontrak di LUAR mau di DALAM Bursa. Mula-mula kebutuhan akan lindung nilai ini hanya dirasakan dalam perdagangan komoditi pertanian , tetapi makin lama kebutuhan itu dirasakan untuk semua macam komoditi, termasuk komoditi keuangan, cuaca, ekonomi, perbankan dan lainnya. Untuk semua itu dibuatlah sebuah kontrak. Beberapa dari kontrak itu diperdagangkan di bursa yang dinamakan Bursa Komoditi Berjangka atau Bursa Berjangka Jakarta.

Sumber Gambar: insidepontianak.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya