ForexSignal88.com l Jakarta, 04/10/2017 – Mempersiapkan pensiun bisa Anda lakukan secara mandiri namun juga bisa melalui lembaga keuangan resmi yang menyediakan program dana pensiun. Artinya lembaga – lembaga ini memiliki ijin untuk mengelola dana pensiun.

Di Indonesia sendiri ada beberapa lembaga dana pensiun, yang paling terkenal adalah BPJS Ketenagakerjaan dan PT. Taspen. Selain itu, ada juga PT. Asabri, serta ada yang dinamakan DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) dan DPPK (Dana Pensiun Pemberi Kerja), lembaga atau badan yang termasuk DPLK dan DPPK ini punya wewenang untuk membentuk dana pensiun dari masyarakat.

  1. Taspen

Lembaga ini merupakan salah satu lembaga dana pensiun paling terkenal di Indonesia, tapi sayang tidak semua orang bisa menjadi pesertanya karena PT. Taspen hanya dikhususkan untuk para PNS saja, kecuali PNS dari bidang pertahanan (Polisi, TNI, dll)

Jika Anda menjadi PNS, secara otomatis Anda terdaftar di PT. Taspen, nanti akan ada potongan dari gaji untuk iuran dana pensiun. Dana tersebut oleh PT. Taspen akan dikelola untuk investasi dan sebagainya agar memberikan manfaat yang lebih besar, sehingga dana pensiun kamu bisa lebih besar dari total iuran yang dibayarkan tiap bulannya.

Lalu bagaimana jika investasi yang dilakukan oleh PT. Taspen gagal? Negara yang akan menanggung semua risikonya, jadi dana pensiun Anda aman sesuai yang direncanakan dan tidak akan pernah hilang.

  1. Asabri

Mirip dengan PT. Taspen, hanya saja PT. Asabri dikhususkan untuk TNI, Polri dan pegawai pertahanan lainnya. Negara juga akan menjadi pihak yang menanggung atas segala risiko, jadi dana pensiun Anda tetap aman dan tidak akan hilang.

BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan merupakan lembaga yang berwenang mengatasi dana pensiun karyawan di seluruh Indonesia. Sifatnya wajib, sehingga di manapun kamu bekerja (kecuali PNS), perusahaan seharusnya sudah mendaftarkan diri Anda di BPJS Ketenagakerjaan. Melalui BPJS Ketenagakerjaan, Negara juga akan menjadi penanggung segala risiko, jadi sama seperti di PT. Taspen dan PT. Asabri, dana pensiun Anda tetap aman.

DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan)

Lembaga dana pensiun yang satu ini berbeda dengan lembaga yang disebutkan di atas, lembaga ini memiliki kepesertaan yang bersifat sukarela. Jadi siapa pun dapat menjadi pesertanya asal mendaftarkan diri dan menyetorkan dana sesuai kesepakatan dengan jangka waktu tertentu. Contoh DPLK yang ada di Indonesia adalah DPLK Manulife, DPLK Muamalat, dan DPLK Bumiputera. Namun Anda harus ingat, di lembaga DPLK ini Negara tidak akan menjadi penanggung resikonya.

DPPK (Dana Pensiun Pemberi Kerja)

Kalau ini merupakan pengelolaan dana oleh perusahaan pemberi kerja, jadi tidak semua perusahaan akan memberikan dana pensiun kepada karyawannya. Sifatnya pun tidak wajib, hanya perusahaan yang secara financial kuat saja yang bisa memberikan dana pensiun kepada karyawannya.

Contoh perusahaan di Indonesia yang mampu memberikan dana pensiun adalah Pertamina, Telkom, Astra, dan Bank Mandiri. Jika Anda bekerja di perusahaan yang memberikan dana pensiun seperti itu, Anda pasti akan dapat dana pensiun dari dua lembaga yaitu dari perusahaan dan dari BPJS.

Sumber Gambar: taspen.co.id

Share This

Artikel Terkait Lainnya