ForexSignal88.com l Jakarta, 29/09/2017 – Perusahaan mempunyai pilihan untuk dapat melakukan perluasan usaha dan bisnis menggunakan dana masyarakat. Yaitu dengan berbagi kepemilikan saham kepada publik (masyarakat umum) melalui prosedur IPO (Initial Public Offering) yaitu penawaran saham perdana. Tentunya ini harus melalui prosedur dan persyaratan yang ditentukan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Nah, jika saham perusahaan tersebut sudah siap ditawarakan ke publik maka Langkah – langkah membeli saham IPO harus Anda ketahui jika Anda berminat membeli saham di pasar perdana.

Berikut ini adalah langkah-langkah atau cara membeli saham IPO :

  1. Anda bisa mendapatkan lembaran formulir pemesanan pembelian saham penawaran umum yang disebut dengan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS), kemudian isi formulir tersebut dan lampiri dengan dengan fotokopi KTP.
  2. Lakukan pembayaran atas pemesanan yang Anda lakukan dan simpan bukti pembayaran tersebut.
  3. Kembalikan formulir pemesanan untuk penawaran saham perdana (IPO) tersebut yang dilengkapi dengan bukti pembayaran ke agen penjualan tepat waktu. Hari terakhir masa penawaran umum merupakan hari terakhir pengembalian. Masa penawaran umum berlangsung selama minimal tiga hari.
  4. Tunggu pengumuman hasil penjatahan. Pemesanan saham tidak selalu dapat dipenuhi semuanya. Jika jumlah efek yang dipesan melebihi jumlah efek yang tersedia, maka pemesan akan mendapatkan setidaknya satu lot plus bagian yang teralokasikan dari sisa yang ada. Atau jika setiap pemesan tidak mendapat kesempatan minimal satu lot, maka penjatahan dilakukan dengan cara undian.
  5. Dapatkan Surat Saham Kolektif (SSK), yaitu bukti investasi Anda.

Harus diingat bahwa jika peminat saham perusahaan tersebut sangat banyak, maka ada baiknya Anda harus lebih awal mengembalikan formulir. Karena sistem penjatahan maka dimungkinkan ada pertimbangan subyektif dari agen penjual.

Jika Anda berhasil mendapatkan jatah dalam membeli saham perdana, maka untungnya cukup lumayan. Dapat membeli dengan harga diskon, sementara menjualnya kembali dengan harga penuh. Namun, tetap saja kita harus hati-hati dengan tetap jeli menilai fundamental emiten dengan melakukan analisa fundamental saham. Juga tujuan dari perusahaan tersebut dalam melakukan IPO, apakah untuk memperluas bisnis atau untuk membayar utang.

Sumber Gambar: detik.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya