ForexSignal88.com l Jakarta, 29/09/2017 – Setelah sukses dalam meluncurkan ORI (Obligasi Ritel Indonesia) sejak tahun 2006, dengan seri ORI 001 hingga 013, Pemerintah Indonesia sudah merencanakan untuk kembali menjual seri ORI 014. Ya, bagi Anda yang sudah menunggu – nunggu peluncuran ORI di pasar perdana, ORI 014 segera diluncurkan, berani beli?

Seperti dalam pembahasan sebelumnya bahwa Berinvestasi ORI itu memang menguntungkan. Terutama jika Anda melihat besaran kupon atau bunga atau imbal hasil dari ORI ini melebihi hasil bunga dari tabungan maupun deposito. Nah, mari kita lihat karakteristik dari ORI 014 yang ditawarkan.

  • Kupon/Imbal hasil: 5,85% per tahun
  • Jatuh tempo: 15 Oktober 2020 (dalam 3 tahun)
  • Minimal pembelian: Rp 5 juta
  • Maksimal pembelian: Rp 5 Miliar
  • Bisa diperdagangkan di pasar sekunder

Instrumen ORI014 dapat dibeli pada 19 agen penjual yang terdiri dari 18 bank dan 1 perusahaan efek, yaitu Citibank, N.A., PT Bank ANZ Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Commonwealth, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank DBS Indonesia, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Mega Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Panin Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk, Standard Chartered Bank, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Penerbitan ORI014 kali ini mengusung tema: Membangun Negeri Sejahtera Bersama. Pemanfaatan dana hasil penerbitan ORI diprioritaskan pada sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Berdasarkan rilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementrian Keuangan (DJPPR), Rabu (27/9), masa penawaran ORI014 akan berlangsung dari 29 September sampai 19 Oktober 2017. Tanggal penjatahan obligasi ini pada 23 Oktober 2017 dan tanggal setlemen pada 25 Oktober 2017.

Jika Anda sudah yakin ingin Berinvestasi ORI (Obligasi Ritel Indonesia), inilah saatnya Anda membeli di pasar perdana. Biasanya, relatif lebih murah dibanding Anda membeli di pasar sekunder. Jangan lupa, siapkan uangnya minimal Rp 50 Juta agar bisa merasakan manfaatnya Berinvestasi ORI.

Sumber Gambar: kemenkeu.go.id

Share This

Artikel Terkait Lainnya