ForexSignal88.com l Jakarta, 29/09/2017 – Ada banyak orang Indonesia yang sudah berkelebihan uang dan bingung harus diapakan. Juga mereka merasa tidak yakin untuk membuka usaha sendiri, khawatir risiko dan mungkin merasa bukan bidang keahliannya. Jika Anda seperti ini, ada baiknya Anda mempertimbangan satu portfolio investasi yang aman dan menguntungkan. Ya, menggunakan uang tersebut untuk membeli obligasi ritel Indonesia (ORI). Lalu, amankah Berinvestasi ORI?

Pemerintah Indonesia melalui Departemen Keuangan mulai mengeluarkan ORI. Anda bisa membeli ORI di 18 agen yang tersebar di setiap kota di Indonesia. Ke-18 agen tersebut diantaranya Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Permata, Bukopin, Niaga, Citibank, NISP, Danamon, BII, Lippo, Panin, HSBC, dan Mega. Juga dapat membelinya di beberapa cabang-cabang perusahaan sekuritas terpilih.

ORI merupakan obligasi negara yang dijual kepada individu atau perseorangan warga negara Indonesia melalui agen penjual di pasar perdana. Yaitu penjualan ORI pada saat diluncurkan pemerintah dan hanya dilakukan oleh agen yang ditunjuk.

Setelah perdagangan di pasar perdana ditutup, Anda hanya bisa membeli ORI di pasar sekunder yang sudah diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Harganya tentu saja tidak semurah di pasar perdana. Jika di pasar perdana satu unit (lembar) ORI dijual Rp 1 juta, maka di pasar sekunder bisa naik beberapa persen tergantung harga pasar.

Pembelian ORI di pasar perdana biasanya dibatasi yaitu satu orang hanya boleh membeli ORI minimal Rp 5 juta hingga maksimal Rp 3 miliar. Sementara di pasar sekunder, satu orang bisa membeli berapapun yang tersedia dan pembelinya tidak hanya dibatasi untuk WNI melainkan bebas untuk siapa saja, termasuk WNA.

Ada beberapa keuntungan Berinvestasi ORI, diantaranya, kupon dan pokok dijamin Undang-undang. Yang dimaksud kupon pada ORI adalah besaran bunga atau imbal hasil yang dibayarkan secara reguler yang dinyatakan dalam persentase terhadap nilai nominal obligasi.

Pemerintah memberikan besaran kupon (bunga) yang lebih tinggi dari bunga tabungan maupun deposito. Pada ORI 001 yang diterbitkan pemerintah pada 2006, besaran kupon adalah 12,5 persen per tahun. Sementara ORI 002 dan 003 yang masing-masing dikeluarkan pada 2007 lalu, sebesar 9,28 dan 9,40 persen.

Setiap pembelian ORI berjangka waktu empat tahun. Namun, Anda bisa menikmati bunga atau kuponnya yang diberikan setiap bulan.

Jika Anda masih bertanya dan ragu Amakah Berinvestasi ORI maka Anda harus tahu bahwa pembayaran ORI ini telah dimasukkan dalam dana APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) setiap tahunnya.

Sumber Gambar: republika.co.id

Share This

Artikel Terkait Lainnya