S = Supply and Demand

Hukum permintaan dan penawaran sangat menentukan harga bagi hampir semua produk dan jasa dalam kehidupan sehari-hari. Hukum yang sama ini juga berlaku dalam bursa saham.

Cara terbaik untuk mengukur penawaran dan permintaan adalah dengan mengamati volume yang menyertai tidak menimbulkan tekanan jual. Jika harga sahamnya naik secara signifikan, diharapkan volumenya meningkat, yang mengindikasikan telah terjadi pembelian institusional atau pembelian besar oleh institusi. Dalam banyak kasus, jika pembelian jenis ini terjadi maka volume perdagangan seharusnya 50%-100% di atas normal dalam waktu lebih dari sehari, menunjukkan suatu pembelian yang solid dan kemungkinan harga sahamnya terus meningkat.

L = Leader or Laggard

Perusahaan yang berada dalam kategori “dua atau tiga terbaik” mampu menunjukkan pertumbuhan yang mengagumkan, sementara perusahaan lainnya sulit mengejar untuk merebut posisi itu. Karena itu, kita harus membeli perusahaan yang bagus, dan menjadi pemimpin dalam industrinya.

Peringkat “pemimpin pasar nomor satu” belum tentu dipegang oleh perusahaan yang terbesar, atau yang punya merek terkenal, tetapi dipegang oleh perusahaan terbaik dalam ukuran: tingkat pertumbuhan triwulan laba per lembar saham, tingkat return on equity (ROE), marjin laba, tingkat pertumbuhan penjualan, dan fluktuasi harga sahamnya di bursa.

I = Institusional sponsorship

Agar harga terdorong naik, diperlukan permintaaan dalam jumlah besar dan sumber dana besar bagi permintaan itu berasal dari sponsorship institusional. Contohnya seperti broker saham, institusi investasi, institusi dana pensiun, perusahaan asuransi, atau hedge fund yang punya banyak lembar saham dalam aktivitas bursa sehari-hari.

Merupakan hal yang penting untuk mengetahui institusi mana saja yang memiliki saham tersebut dan juga perlu diperhatikan apakah sponsor tersebut makin banyak atau berkurang.

M = Market Direction

Meskipun telah benar-benar mengikuti petunjuk yang dibahas sebelumnya, tetapi jika salah dalam menilai pasar, maka bisa saja mengalami kerugian dalam berinvestasi. Oleh karena itu, cara terbaik untuk menganalisa situasi bursa secara benar, harus dilakukan dengan mengikuti perkembangan bursa, membuat interpretasi, dan memahami apa yang dilakukan oleh rata-rata bursa setiap harinya. Dengan mempelajari beberapa hal seperti menginterpretasi indeks harian, pergerakan harga dan volume perdagangan serta langkah-langkah responsive saham-saham unggulan, diharapkan dapat mengurangi risiko dalam investasi.

Sumber Gambar: marketsmith.hk

Share This