ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2017 – Metode CAN SLIM diperkenalkan oleh William J. O’Neill dalam bukunya How to Make Money in Stock. Yaitu suatu metode yang telah terbukti dengan rumusan tertentu untuk menghasilkan keuntungan melalui bursa saham. Metode tersebut merupakan suatu cara untuk menentukan keputusan bertransaksi (jual beli saham), yang didasarkan dari analisis ekstensif terhadap saham-saham unggulan yang berpredikat baik dan menghasikan gain setiap tahun.

Trading Saham dengan Metode Can Slim mempunyai rumusan di setiap huruf-hurufnya yang mewakili 7 karakter.

C = Current Quarterly Earning per Share (EPS)

Semakin tinggi Earning per Share (EPS) semakin bagus untuk dikoleksi saham tersebut, EPS adalah laba per lembar saham yang dihitung dengan membagi total laba perusahaan yang sudah dikurangi pajak (net profit) dengan jumlah saham yang diedarkan oleh perusahaan tersebut.

EPS = Net profit / Shares outstanding

Untuk melakukan analisis ini, carilah saham yang menunjukkan peningkatan persentase laba triwulan (quarterly) yang besar pada tahun ini jika dibandingkan dengan triwulan sama pada tahun sebelumnya, minimal peningkatan laba triwulan-nya hingga 25% dari triwulan tahun sebelumnya.

A = Annual Earnings Increases

Perusahaan yang pertumbuhannya signifikan menunjukkan bahwa tingkat laba per lembar saham (EPS) meningkat pula setiap tahunnya selama 3 tahun terakhir. Pertumbuhan yang besar di tahun-tahun sebelumnya mesti diikuti dengan kuatnya laba tahun ini (current earning) dalam triwulan (quarterly) terakhir.

Kombinasi kedua faktor itu sangat besar manfaatnya, dibandingkan dengan manfaat masing-masing faktor secara terpisah, karena kombinasi tersebut membentuk suatu saham unggulan atau setidaknya, saham yang peluang suksesnya lebih tinggi.

N = New Product, New Management, New Highs

Pembaharuan dalam suatu perusahaan dapat meningkatkan atau mengurangi nilai dari perusahaan itu. Dengan adanya pembaharuan tersebut maka akan berpengaruh pada harga atau nilai sahamnya di bursa. Langkah pembaharuan tersebut dapat berupa susunan manajemen baru, gagasan baru atau setidaknya langkah-langkah baru yang besar.

Kondisi industri yang baru seperti kelangkaan, peningkatan harga atau teknologi revolusioner, misalnya dapat mempengaruhi saham dalam suatu kelompok industri secara positif.

Sumber Gambar: marketsmith.hk

Share This