ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2017 – Deposito sudah menjadi salah satu pilihan investasi yang cukup populer di kalangan para investor. Deposito merupakan tabungan berjangka di bank, artinya tabungan hanya bisa dicairkan dalam jangka waktu tertentu, misalkan 1 bulan, 3, 6, 12, atau 24 bulan. Nanti jika sudah jatuh tempo, deposito bisa diperpanjang juga jika Anda menghendakinya.

Sebagai imbalannya, nanti bunga yang di dapatkan ketika jatuh tempo akan lebih besar daripada tabungan biasa. Dan ingat, besarnya bunga deposito ini bisa berubah sewaktu-waktu, tapi yang jelas pasti lebih besar dari bunga tabungan biasa. Besarnya bunga deposito ini juga sering dibedakan berdasarkan besarnya deposito dan jangka waktu. Selain itu, deposito tidak hanya dalam bentuk mata uang rupiah saja, bisa juga dalam mata uang lain seperti dollar, euro, yen, poundsterling, ataupun mata uang lainnya.

Sebelum Anda memutuskan untuk menginvestasikan uang Anda ke dalam deposito, Anda harus paham bahwa uang Anda tidak dapat dicairkan secara bebas seperti halnya tabungan biasa. Jika suatu saat Anda terpaksa mencairkan deposito sebelum jangka waktunya habis, maka Anda akan terkena denda (penalty). Denda yang diberikan bank kepada Anda ini berupa denda yang besarnya berkisar antara 0,5% hingga 3% dari total deposito. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan masalah pajak, jika deposito Anda senilai hingga 7,5 juta maka Anda tidak akan terkena pajak. Akan tetapi jika deposito Anda lebih dari 7,5 juta maka Anda akan dikenai pajak sebesar 20%. Jika terkena pajak, itu artinya bunga yang diberikan oleh bank kepada Anda harus di potong sebesar 20%.

Berikut ini rumusan menghitung hasil investasi deposito:

Metode masa simpan bulanan:

Tanpa pajak: Jumlah simpanan deposito x Bunga %x Jangka waktu bulanan / 12

Dengan pajak: Jumlah simpanan deposito x Bunga %x Jangka waktu bulanan / 12 x 80%

Metode masa simpan harian:

Tanpa pajak: Jumlah simpanan deposito x Bunga %x Jangka waktu harian / 365

Dengan pajak: Jumlah simpanan deposito x Bunga %x Jangka waktu harian / 365 x 80%

Keterangan:

   Angka 12 adalah jumlah bulan dalam satu tahun.

   Angka 80% berasal dari pengurangan 100% - 20% = 80%.

   Angka 20% adalah besarnya pajak yang dikenakan berdasarkan peraturan perpajakan Republik Indonesia, Pajak PPh Pasal 4 Ayat 2.

   Angka 365 adalah jumlah hari dalam satu tahun.

Sumber Gambar: tempo.co

Share This

Artikel Terkait Lainnya