ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2017 – Deposito atau tabungan berjangka dapat menjadi salah satu portfolio investasi pilihan masyarakat. Deposito seringkali dipilih karena memiliki risiko yang rendah, selain itu deposito juga mudah dan praktis dalam prosesnya. Portfolio investasi deposito ini justru lebih banyak dikenal oleh investor awam. Karena tidak terlalu banyak aturan dalam penerapannya dan hasilnya pun jelas. Biasanya, orang yang menginvestasikan atau menyimpan uangnya di deposito bank, adalah orang yang ingin cari aman. Ingin mendapatkan hasil besar dengan risiko sangat kecil.

Jika Anda tertarik, Anda pun juga bisa memilih deposito sebagai portfolio investasi. Seperti biasa, sebelum Berinvestasi, Anda harus mengetahui apa itu deposito?

Dalam Undang-Undang Tentang Perbankan, dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank. Jadi, yang dimaksud dengan deposito adalah suatu simpanan yang memiliki jangka waktu tertentu misalnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan seterusnya. Simpanan tersebut hanya dapat dicairkan ketika jangka waktunya habis. Biasanya, jika Anda mencairkan sebelum jangka waktu maka Anda akan dikenakan denda yang besarnya berkisar antara 0,5% hingga 3% dari total deposito.

Sebagai imbalannya, Anda akan menerima bunga yang jauh lebih besar dari pada tabungan biasa. Dan ingat, besarnya bunga deposito ini bisa berubah sewaktu-waktu, tapi yang jelas pasti lebih besar dari bunga tabungan biasa. Logikanya jika bunga deposito lebih kecil dari tabungan biasa kenapa harus di depositokan yang nanti malah menyebabkan simpanan tidak bisa diambil sesuka hati.

Selain itu, besarnya bunga deposito ini juga sering dibedakan berdasarkan besarnya deposito dan jangka waktu, serta deposito juga tidak hanya dalam bentuk mata uang rupiah saja, bisa juga dalam mata uang lain seperti dollar, euro, yen, poundsterling, ataupun mata uang lainnya.

Namun, Anda harus mewaspadai aturan yang diterapkan lembaga penjamin simpanan (LPS). Walaupun sifatnya ini simpanan yang dijamin bank (tidak akan berkurang) namun jika terjadi pailit atau bank harus direstrukturisasi, maka uang yang dijamin oleh bank melalui LPS adalah hanya sebesar 100 Juta. Akan tetapi jika tidak terjadi sesuatu pada bank tersebut, maka investasi Anda aman.

Sumber Gambar: kreditgogo.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya