ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2017 – Saham sangat popular digunakan karena dinilai dapat menghasilkan keuntungan yang besar dalam waktu yang relative singkat. Namun yang perlu diperhatikan dalam investasi saham, seperti teori investasi bahwa semakin besar keuntungan yang dapat diperoleh maka semakin besar pula risiko yang dimilikinya.

Pada dasarnya yang dimaksud dengan saham adalah secarik kertas yang menunjukkan hak pemodal (orang yang membeli saham/ yang memiliki secarik kertas tersebut) atas suatu perusahaan, jika seseorang memiliki saham perusahaan maka seseorang tersebut memiliki hak klaim kepemilikan dan kekayaan atas perusahaan yang sahamnya telah dibeli. Singkatnya, yang dimaksud dengan saham adalah bukti atas kepemilikan perusahaan, dengan memiliki perusahaan maka pemegang saham berhak atas segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan, seperti penghasilan, asset, dan lain-lain.

Walaupun memiliki potensi keuntungan yang besar, saham ternyata juga memiliki risiko yang besar pula, hal ini dapat dipahami karena saham sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar yang sangat rawan akan perubahan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi harga saham dapat bermacam-macam, sebut saja inflasi, sosial ekonomi, politik, dan masih banyak lagi. Hal-hal yang dapat membuat situasi dan kondisi menjadi tidak kondusif, seringkali akan mempengaruh pasar yang akhirnya juga akan berpengaruh pada saham.

Saham sebenarnya bagian dari efek, dan efek sendiri merupakan suatu surat berharga, yang dapat berupa surat pengakuan hutang, surat berharga komersil, saham, obligasi, tAnda bukti hutang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek. Sehingga penerbitan saham harus dilakukan dipasar modal, kalau di Indonesia saham diterbitkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) [Pasar Modal Indonesia] yang berlokasikan di Jakarta.

Di bursa efek Indonesia, telah terdapat banyak sekali perusahaan yang menerbitkan saham, sehingga jika Anda ingin membeli saham, Anda cukup datang ke BEI, memilih saham, dan kemudian membelinya. Hanya saja, dalam memilih saham tidak boleh sembarangan, ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan karena jika Anda tidak hati-hati dan salah memilih saham maka Anda berpotensi besar mengalami kerugian.

Sumber Gambar: blogspot.co.id

Share This

Artikel Terkait Lainnya