ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2017 – Pada umumnya, proses perusahaan yang ingin menerbitkan saham sebagai modal tambahan akan melakukan serangkaian proses atau tahapan-tahapan. Sederhananya seperti berikut ini:

Tahap Persiapan, pada tahap ini perusahaan harus mempersiapkan segala kebutuhan yang akan diperlukan dalam proses penawaran umum, termasuk juga meminta izin kepada pemegang saham, karena tanpa seizin pemegang saham, perusahaan tidak bisa menerbitkan saham. Juga, perusahaan perlu untuk menunjuk pihak-pihak yang harus/wajib dilibatkan, seperti:

  • Penjamin Pelaksana Emisi (Lead Underwriter), tugas utama pihak ini adalah memberikan sebuah jaminan atas penerbitan saham yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Selain itu, Lead Underwriter juga dapat membantu perusahaan untuk menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan serta menyiapkan pengumuman terbuka ke publik.
  • Penilai, perlu juga perusahaan menunjuk pihak penilai yang independen guna untuk menentukan nilai wajar aktiva tetap yang dimiliki oleh perusahaan.
  • Auditor, auditor bertugas untuk melakukan audit atas laporan keuangan perusahaan.
  • Notaris, bertugas untuk membantu perusahaan dalam membuat dan mengesahkan secara hukum berbagai dokumen, seperti akta-akta perubahan anggaran dasar, akta perjanjian-perjanjian dalam rangka penawaran umum dan juga notulen-notulen rapat.
  • Konsultan Hukum, bertugas untuk memberikan masukan dan pendapat kepada perusahaan berkaitan dengan masalah hukum atas penerbitan saham/penawaran umum yang akan dilaksanakan.

Pengajuan Pernyataan Pendaftaran, dalam tahap ini perusahaan akan mengajukan pendaftaran kepada badan yang berwenang, yaitu BAPEPAM-LK atau sekarang adalah OJK dengan menyertakan syarat dan dokumen yang diwajibkan. Pendaftaran ini akan menjadi tuntas jika OJK tersebut sudah menyatakan “Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif” atas pendaftaran yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Penawaran Saham, setelah semua tahapan-tahapan diatas terlaksana maka sekarang perusahaan sudah dapat melakukan Initial Public Offering (IPO) melalui agen penjual. Seperti yang sudah saya singgung diatas, tidak selamanya investor akan kebagian saham ini. Jadi, untuk investor yang tidak kebagian saham nantinya dapat membeli pada pasar sekunder (SPO).

Pencatatan dan Beredarnya Saham Di Bursa Efek, nah inilah pasar sekunder, dimana saham perusahaan telah tercatat dan beredar di bursa efek, dan juga saham tersebut dapat dijual-belikan disini dengan waktu yang tak terbatas.

Sumber Gambar: detik.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya