ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2017 – Pembagian dividen bagi perusahaan dapat bermanfaat untuk meningkatkan citra bahwa perusahaan tersebut mendapatkan laba dalam menjalankan bisnisnya. Untuk kemudian ada peluang harga saham akan meningkat. Investor pemegang saham pun akan senang bisa menambah kepemilikannya. Namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi kebijakan dividen yaitu:

Kebutuhan Dana Perusahaan

Suatu perusahaan dalam kaitannya menentukan kebijakan dividen akan mempertimbangkan faktor kebutuhan dana bagi perusahaan itu sendiri. Aliran kas perusahaan yang diharapkan, pengeluaran modal di masa depan yang diharapkan, kebutuhan tambahan piutang dan persediaan, program pengurangan utang dan masih banyak faktor lain yang mempengaruhi posisi kas perusahaan. Untuk itu, perusahaan wajib menjalankan analisis kebijakan dividen.

Likuiditas

Likuiditas perusahaan merupakan pertimbangan utama dalam banyak kebijakan dividen. Karena dividen bagi perusahaan merupakan arus kas keluar, maka semakin besar posisi kas dan likuiditas perusahaan secara keseluruhan akan semakin besar kemampuan perusahaan untuk membayar dividen. Perusahaan yang sedang mengalami pertumbuhan dan memiliki momentum profitable akan memerlukan dana yang cukup besar guna membiayai investasinya.

Likuiditas perusahaan sangat besar pengaruhnya terhadap investasi perusahaan dan kebijakan pemenuhan kebutuhan dana. Keputusan investasi akan menentukan tingkat ekspansi dan kebutuhan dana perusahaan.

Kemampuan Meminjam

Posisi likuiditas perusahaan dapat diatasi dengan kemampuan perusahaan untuk meminjam dalam jangka pendek. Kemampuan meminjam dalam jangka pendek tersebut akan meningkatkan fleksibilitas likuiditas perusahaan. Selain itu fleksibilitas perusahaan juga dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan untuk bergerak dipasar modal dengan mengeluarkan obligasi.

Perusahaan yang semakin besar dan sudah terbuka (tbk) akan memiliki akses yang lebih baik di pasar modal. Kemampuan meminjam yang lebih besar, fleksibilitas yang lebih besar akan memperbesar kemampuan membayar dividen.

Dalam menentukan dividend payout ratio banyak perusahaan membandingkannya dengan industri, khususnya dengan perusahaan yang memiliki tingkat pertumbuhan yang sama. Meskipun belum tentu sama, namun akan lebih mudah untuk melihat posisi perusahaan dalam industri.

Keadaan Pemegang Saham

Jika perusahaan itu kepemilikan sahamnya relatif tertutup maka manajemen biasanya mengetahui dividen yang diharapkan dari pemegang saham. Jika hampir semua pemegang saham berada dalam golongan high tax dan lebih suka memperoleh capital gains, maka perusahaan dapat mempertahankan dividend payout yang rendah. Dengan dividend payout yang rendah tentunya dapat diperkirakan apakah perusahaan akan menahan laba untuk kesempatan investasi yang profitable.

Stabilitas Dividen

Bagi para investor faktor stabilitas dividen akan lebih menarik daripada dividen payout ratio yang tinggi. Stabilitas di sini dalam arti tetap memperhatikan tingkat pertumbuhan perusahaan yang ditunjukkan oleh koefisien arah yang positif. Apabila faktor lain sama, saham yang memberikan dividen yang stabil selama periode tertentu akan mempunyai harga yang lebih tinggi daripada saham yang membayar dividennya dalam presentase yang tetap terhadap laba.

Dari semua pertimbangan kebijakan dividen dapat menjadi panduan bagi investor dalam memilih saham terbaik bagi investor itu sendiri.

Sumber gambar: authorstream.com

Share This