ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Agar sukses setiap pekerjaan memerlukan perencanaan dan tujuan yang jelas. Begitu juga dalam Berinvestasi. Sebelum melangkah lebih jauh untuk Berinvestasi, banyak hal yang mesti Anda pertanyakan yaitu antara lain:

  • Apa tujuan investasi?
  • Berapa lama jangka waktu investasi?
  • Berapa jumlah uang yang dikumpulkan?

Setelah mendapatkan gambaran besar tentang jumlah yang ingin Anda peroleh dan jangka waktu investasi, baru Anda merencanakan instrument investasi yang akan dipakai untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang direncanakan.

Menentukan Gaya Investasi

Jika Tsun Tzu berkata ‘sebelum mengalahkan musuh, kenali dulu diri Anda’ . Maka, sebelum Berinvestasi kenali dulu gaya investasi Anda. Ya, kenali gaya investasi Anda sebelum mencapai tujuan investasi. Ada dua hal yang mesti Anda ketahui untuk mengetahui gaya investasi Anda, yaitu pertama adalah toleransi terhadap resiko, dan yang kedua adalah waktu yang Anda dedikasikan untuk Berinvestasi.

Resiko. Seberapa nyaman Anda mengetahui bahwa investasi Anda berubah setiap saat, kadang ke arah yang Anda tidak sukai? Anda mesti mempertimbangkan seberapa nyaman Anda melihat investasi turun 50, 60, 70 hingga 80 persen dalam jangka pendek sambil menunggu apresiasi jangka panjang.

Ada berbagai tingkatan resiko, mulai dari obligasi pemerintah yang sering dianggap sebagai investasi bebas resiko (risk-free investment) karena dijamin pemerintah hingga komoditi dan opsi dimana Anda bisa kehilangan semua uang yang Anda miliki. Obligasi pemerintah dan deposito dijamin oleh pemerintah. Akan tetapi untuk investasi saham, forex dan kontrak futures tidak ada jaminan investasi Anda akan berjalan mulus, atau tidak ada jaminan Anda akan mendapatkan uang. Akan tetapi jika Anda memilih bisnis yang tepat, pada harga yang tepat dan memegang untuk jangka panjang, keberuntungan akan berpihak pada Anda.

Waktu. Faktor utama tentang waktu adalah kapan Anda memerlukan uang tersebut kembali? Kapan Anda membutuhkan uang tersebut akan sangat menentukan pilihan instrumen investasi. Saham mungkin menjanjikan untuk jangka panjang, akan tetapi dalam jangka pendek fluktuasi harga bisa sangat mengerikan. Namun, portfolio investasi yang paling likuid adalah trading forex dan gold online walaupun Anda harus menimbang risiko yang besar.

Sumber Gambar: swanest.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya