ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Obligasi merupakan salah satu instrumen investasi berupa surat berharga yang masih belum banyak diketahui oleh masyarakat. Sebetulnya, apa yang dimaksud dengan obligasi? Apa saja yang perlu diketahui bila seorang investor pemula ingin berinvestasi obligasi? Apa saja jenis-jenisnya dan bagaimana keuntungan yang didapatkan darinya? Mari simak pembahasan mengenai investasi obligasi berikut.

Bagi sebagian orang, investasi obligasi masih merupakan hal yang awam dan banyak diketahui. Hal ini dikarenakan rata-rata masyarakat belum terlalu mengenal bentuk investasi obligasi, sehingga masih banyak yang menyimpan uangnya di deposito.

Namun demikian, hasil investasi dari menyimpan uang di deposito tidak menjamin nilai uang seseorang tidak tergerus inflasi. Menanggapi hal ini, obligasi dapat menjadi alternatif investasi karena dapat memberikan hasil investasi yang lebih tinggi. Obligasi bisa jadi jawaban bagi yang ingin mencari keamanan berinvestasi untuk kebutuhan keuangan di masa depan. Sebelum melangkah lebih jauh untuk berinvestasi obligasi, mari kita membahas bersama-sama, apa itu obligasi.

Obligasi merupakan istilah di bursa efek yang merujuk kepada surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak pengakuan hutang atas pinjaman yang diterima oleh pihak yang menerbitkan obligasi dari pemberi pinjaman (pemodal), dalam hal ini yaitu investor obligasi.

Berinvestasi Obligasi berarti meminjamkan uang untuk diinvestasikan, sementara menerbitkan Obligasi berarti berutang uang. Secara jelasnya, penerbit obligasi adalah pihak yang berutang dan pemegang obligasi adalah pihak yang berinvestasi dengan cara berpiutang.

Dalam obligasi, dituliskan jatuh tempo pembayaran utang beserta bunganya (kupon) yang menjadi kewajiban penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi. Jangka waktu obligasi yang berlaku di Indonesia umumnya 1 hingga 10 tahun.

Mengapa Obligasi Diterbitkan?

Obligasi merupakan cara yang dipakai negara atau korporasi untuk menghimpun dana dari masyarakat/investor. Diterbitkannya obligasi dilatarbelakangi upaya menghimpun dana dari masyarakat yang akan digunakan sebagai sumber pendanaan. Nantinya, penerbit obligasi itu akan mengembalikan dana tersebut dalam kurun waktu yang ditetapkan plus imbal hasil yang besarannya juga ditetapkan di awal.

Bila ditinjau dari sudut pandang pebisnis, tujuan perusahaan menerbitkan obligasi memang tidak lain adalah karena membutuhkan tambahan modal segar. Biasanya dana yang masuk akan digunakan untuk ekspansi atau membayar sebagian hutang lainnya yang telah jatuh tempo.

Sementara dari sudut pandang negara, obligasi diterbitkan sebagai sumber pendanaan untuk membiayai sebagian defisit anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sumber: finansialku.com

Sumber Gambar: semarangpedia.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya