ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Instrumen investasi obligasi pun memiliki bermacam-macam jenis, yang dibedakan berdasarkan beberapa kategori, sesuai fungsinya. Ada banyak tolak ukur yang dapat digunakan untuk membedakan jenis obligasi, Inilah Jenis-jenis obligasi.

#1 Obligasi Berdasarkan Penerbitnya

Berdasarkan penerbitnya, obligasi dibagi menjadi 3, yaitu:

  • Corporate Bonds, yaitu jenis obligasi yang diterbitkan perusahaan, baik Pemerintah (BUMN) maupun swasta, misalnya seperti obligasi yang diterbitkan oleh PT Hutama Karya.
  • Government Bonds, yaitu jenis obligasi yang diterbitkan pemerintah pusat. Contohnya: obligasi yang diberi nama Obligasi Negara Ritel (ORI) diterbitkan satu seri setiap tahun, kecuali tahun 2007 dan 2008 yang diterbitkan dalam dua seri.
  • Municipal Bond, yaitu jenis obligasi yang diterbitkan Pemerintah Daerah dengan tujuan untuk membiayai pembangunan yang berhubungan kepentingan publik.

#2 Obligasi Berdasarkan Jaminannya

Berdasarkan jaminannya, obligasi dibagi menjadi 2, yaitu:

  • Secured Bond, obligasi yang dijaminkan dengan menggunakan kekayaan tertentu yang dimiliki oleh penerbit, atau bisa juga dijaminkan dengan menggunakan pihak ketiga. Jenis obligasi ini masih terbagi menjadi tiga yaitu:
  • Guaranteed Bond, yaitu obligasi yang dijaminkan oleh pihak ketiga.
  • Mortgage Bond, yaitu obligasi yang dijaminkan dengan hipotik atau aset tetap.
  • Collateral Trust Bond, yaitu obligasi yang dijaminkan dengan menggunakan efek yang dimiliki oleh penerbitnya.
  • Unsecured Bond, yaitu obligasi yang tidak dijaminkan dengan menggunakan kekayaan tertentu yang dimiliki oleh penerbitnya.

#3 Obligasi Berdasarkan Hak Penukarannya

Berdasarkan hak penukarannya, obligasi dibagi menjadi 4, yaitu:

  • Convertible Bond, obligasi yang dapat ditukarkan dengan saham perusahaan penerbit. Artinya obligasi ini memberikan hak kepada pemegang obligasi untuk mengonversikan obligasi yang dipegangnya dengan sejumlah saham milik penerbitnya.
  • Exchangeable Bond, obligasi yang memberikan hak kepada pemegang obligasi untuk menukar obligasi dengan sejumlah saham perusahaan afiliasi milik penerbitnya.
  • Callable Bond, obligasi yang memberikan hak kepada emiten untuk membeli kembali obligasi pada harga tertentu sepanjang umur obligasi tersebut.
  • Putable Bond, obligasi yang memberikan hak kepada investor yang mengharuskan emiten untuk membeli kembali obligasi pada harga tertentu sepanjang umur obligasi tersebut.

#4 Obligasi Berdasarkan Sistem Pembayaran Bunganya

Berdasarkan sistem pembayaran bunganya, obligasi dibagi menjadi 3, yaitu:

  • Fixed Coupon Bond, yaitu obligasi dengan tingkat kupon bunga yang tetap sampai dengan obligasi jatuh tempo.
  • Floating Coupon Bond, yaitu obligasi dengan tingkat kupon bunga yang bervariasi secara periodik mengacu pada tingkat suku bunga instrumen lain, biasanya ditambah dengan premi, contoh SBI + 3%.
  • Zero Coupon Bond, yaitu obligasi yang tidak mempunyai bunga kupon. Obligasi ini diterbitkan dengan diskon, dan pada saat jatuh tempo akan dibayarkan penuh.

#5 Obligasi Berdasarkan Segmentasi Pasarnya

Berdasarkan segmentasi pasarnya, obligasi dibagi menjadi antara lain:

  • Bulldog Bond, yaitu obligasi dengan denominasi mata uang Inggris.
  • Matador Bond, yaitu obligasi dengan denominasi mata uang Spanyol.
  • Samurai Bond, yaitu obligasi dengan denominasi mata uang Jepang.
  • Kangaroo Bond, yaitu obligasi dengan denominasi mata uang Australia.
  • Yankee Bond, yaitu obligasi dengan denominasi mata uang Amerika
  • Maple Bond, yaitu obligasi dengan denominasi mata uang Kanada.
  • Panda Bond, yaitu obligasi dengan denominasi mata uang Tiongkok.
  • Arirang Bond, yaitu obligasi dengan denominasi mata uang Tiongkok.

Sumber: forum-ukm.com

Sumber Gambar: carajadikaya.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya