ForexSignal88.com l Jakarta, 06/09/2017 – Perkembangan industri Cryptocurrency sangat pesat dan menjadi populer akhir-akhir ini. Hal ini menempatkan Bitcoin sebagai mata uang crypto utama yang dominan. Walau tidak lagi menguasai pangsa pasar 80% namun kapitalisasi Bitcoin masih yang terbesar. Diiringi oleh mata uang crypto lainnya seperti Litecoin (LTC), Ethereum, Ripple, dan banyak lagi.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa Litecoin dapat menjadi investasi yang lebih baik daripada Bitcoin di masa depan.

Litecoin Masih Terus Dikembangkan

Litecoin seringkali dibandingkan dengan Bitcoin karena kedua mata uang digital ini merupakan yang terkait erat. Mata uang crypto ini telah banyak dipengaruhi oleh Bitcoin saat dikembangkan pada tahun 2011.

Keduanya memiliki persamaan yaitu sifat deflasi, dengan pasokan diatur terus meruncing (terbatas) hingga beberapa tahun ke depan.

Namun, ada perbedaan penting yang menonjol dari keduanya. Pertama adalah Litecoin memiliki lifetime cap berjumlah 84 juta koin, yang empat kali lebih tinggi dari jumlah total Bitcoin yang dapat ditambang. Ini berarti bahwa seiring dengan meningkatnya permintaan, akan ada persediaan LTC yang lebih besar untuk mencapainya.

Generasi Blok Lebih Cepat

Hal lain yang mungkin diperbaiki oleh LTC dari mata uang Bitcoin adalah berkaitan dengan waktu generasi bloknya. Litecoin memiliki waktu 2,5 menit dibandingkan dengan 10 menit untuk Bitcoin.

Secara praktis, ini berarti bahwa transaksi yang melibatkan LTC akan dikonfirmasikan empat kali lebih cepat daripada Bitcoin, menurut Seeking Alpha’s Melwin Phillip.

Phillip percaya bahwa LTC bisa menjadi media pertukaran yang berguna untuk transaksi kecil pada khususnya, karena biaya kemungkinan akan jauh lebih rendah daripada Bitcoin.

Untuk tujuan investasi, ini berarti pengguna akan menghabiskan lebih sedikit uang untuk membeli atau menjual LTC daripada BTC.

Pertambangan (mining) Lebih Mudah

Litecoin dan Bitcoin, keduanya memiliki konsep kerja yang saling berbagi terkait operasi penambangannya. Tetapi, algoritma yang digunakan oleh dua sistem blockchain tersebut sangat berbeda.

Algoritma penambangan LTC secara signifikan lebih sederhana daripada Bitcoin, yang berarti dapat ditambang di komputer dengan spesifikasi tidak terlalu tinggi dan akan membutuhkan lebih sedikit energi dibandingkan dengan Litecoin.

Mengingat operasi penambangan Bitcoin di seluruh dunia menghabiskan banyak listrik dan sudah berkurangnya graphics card yang dibutuhkan untuk rig pertambangan. Hal ini bisa menjadi keuntungan utama bagi penambang LTC ke depan.

Dari beberapa perbedaan yang disebutkan di atas, Litecoin vs Bitcoin mengarah pada keunggulan tertentu yang dimiliki Litecoin.

Sumber Gambar: cointelegraph.com