ForexSignal88.com l Jakarta, 31/08/2017 – Ada perbedaan dalam Berinvestasi saham dengan trading saham. Bagi Anda yang ingin memulai investasi atau trading saham, Anda harus tentukan di awal. Apakah hanya sekedar Berinvestasi atau Trading saham?

Trader adalah seseorang yang memanfaatkan perubahan atau selisih harga guna mencari keuntungan atau seseorang yang melakukan trading (perdagangan) saham. Jadi seorang trader akan membeli saham pada harga yang rendah dan jual pada harga yang lebih tinggi. Itulah prinsip profit dalam trading. Rentang waktu yang dilakukan biasanya jangka pendek, bisa per 15 menit, 30 menit atau paling lama jangka 1 minggu.

Trading adalah aktivitas jual beli yang dilakukan oleh trader. Trading bisa dilakukan pada pasar saham, pasar obligasi maupun pasar forex. Trader melakukan transaksi dengan frekuensi yang jauh lebih banyak dibandingkan investor dalam jangka waktu pendek. Jika seorang investor puas dengan tingkat keuntungan 15% setiap tahunnya, seorang trader mencari tingkat keuntungan 15% setiap bulannya.

Trader memfokuskan strategi mereka pada sentimen dan kondisi pasar dibandingkan performa emiten saham yang mereka beli. Jika pasar saham sedang mengalami penurunan akibat situasi politik negeri atau ekonomi global, maka seorang trader tidak akan masuk pasar saham sebelum kondisinya kembali normal.

Prinsip dasar seorang trader adalah buy and sell. Mereka akan selalu memanfaatkan fluktuasi harga untuk mendapatkan keuntungan dari selisih beli jual tersebut. Mereka menggunakan analisa teknikal untuk mengetahui pergerakan harga saham. Trader akan membeli saham perusahaan yang memiliki potensi kenaikan harga dalam jangka waktu singkat. Sayangnya, trading saham hanya bisa dilakukan dengan BUY terlebih dahulu lalu SELL untuk menutup posisinya. Berbeda dengan forex.

Trader pun tidak luput dari risiko trading yaitu risiko capital loss dimana harga jual lebih rendah dibandingkan harga beli dan risiko kebangkrutan perusahaan. Pada trader, risiko counter party akan lebih rendah, tetapi tetap saja trader tidak dapat mengambil keuntungan sesaat dari penurunan harga drastis (larangan atas short selling).

Ya, di trading saham tidak berlaku Two Ways Opportunity seperti di pasar forex. Hanya orang – orang tertentu (kompeten) yang dibolehkan melakukan short selling (Jual lebih dulu baru Beli).

Sumber Gambar: switch-funds.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya