ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2017

Rebalancing aset

Rebalancing memiliki keterkaitan dengan alokasi aset dari portfolio yang Anda pilih. Anda harus menyeimbangkan bobot aset yang diinvestasikan dalam portofolio investasi.

Sebagai contoh, Anda memiliki portofolio investasi dengan rincian tingkat aset 50% pada saham dan 50% lagi pada obligasi. Jika terdapat satu kondisi portfolio saham memiliki performa yang baik, Anda bisa saja menambah tingkat aset saham menjadi 70% dalam portofolio Anda.

Atau Anda membuat tingkat aset portofolio investasi Anda kembali menjadi seimbang, yakni 50% saham / 50% obligasi (setelah kinerja saham meningkat, tingkat aset saham menjadi 70%).

Tujuan dari rebalancing atau re-alokasi aset portfolio investasi adalah menyesuaikan dengan setup awal kebutuhan investasi, tingkat risiko yang mampu diterima dan tujuan investasi Anda.

Memahami Kapasitas Risiko

Anda sebagai investor bisa saja mengambil risiko yang lebih besar melebihi tingkat risiko yang bisa Anda terima. Atau, dalam investasi Anda memiliki sifat yang konservatif sementara Anda sewaktu-waktu perlu mengambil langkah yang lebih agresif.

Berbagai faktor seperti tingkat aset (dana) dalam tabungan, nilai aset dalam investasi hingga tujuan investasi akan menentukan kapasitas risiko seorang investor. Anda harus dapat mengendalikan diri secara emosional terkait risiko ini.

Fokus pada tujuan investasi jangka panjang

Ketika mengelola portofolio investasi Anda, gunakan berbagai pendekatan seperti keseimbangan, disiplin, dan target jangka panjang sehingga investasi Anda bisa lebih fokus pada tujuan investasi jangka panjang.

Jenis investasi apapun yang ingin dicoba, pastikan terlebih dahulu apakah jenis investasi tersebut sesuai dengan kemampuan risiko Anda dan tujuan investasi Anda.

Berfokus pada kebutuhan dan tujuan finansial jangka panjang akan membantu Anda bertahan dan membantu menumbuhkan aset serta mendapatkan keuntungan yang maksimal dari diversifikasi portofolio investasi Anda.

Nah, saat ini Anda sudah memiliki gambaran terkait bagaimana seharusnya Anda membuat perencanaan untuk melakukan diversifikasi dana investasi Anda. Namun, bagaimana pun rencana Anda dan apapun pilihan portfolio investasi Anda, pastinya Anda perlu mulai berinvestasi sedini mungkin demi memaksimalkan keuntungan investasi dan mengembangkan aset.

Sumber Gambar: kumparan.com