ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2017 – Bitcoin merupakan salah satu Cryptocurrencies yang populer dan menjadi trendsetter, yang bertransmisi secara desentralisasi di jaringan peer to peer, menjadi standarisasi bagi Cryptocurrencies lainnya.

Altcoins merupakan mata uang yang terinspirasi dari Bitcoin namun menjadi versi yang sudah dimodifikasi atau diperbaiki. Namun semua mata uang ini memiliki kelebihan dibanding Bitcoin seperti lebih mudah ditambang (mining), dipertukarkan termasuk risiko likuiditas yang rendah, penerimaan dan retensi nilai. Berikut enam Cryptocurrencies populer selain Bitcoin :

Litecoin (LTC)

Salah satu Cryptocurrency ini diluncurkan pada 2011, termasuk menjadi pionir setelah Bitcoin. Biasa di sinonimkan seperti perak dan Bitcoin adalah emasnya. Litecoin dibuat oleh Charlie Lee, lulusan MIT dan mantan karyawan google. Didasarkan pada jaringan pembayaran global dengan sistem open source (sumber terbuka) sehingga tidak dikendalikan oleh otoritas terpusat dan menggunakan scrypt agar bisa bekerja dan mampu di decode dari sisi komputer konsumen.

Meskipun Litecoin mirip dengan Bitcoin dari berbagai sudut pandang, litecoun memiliki tingkat generasi blok yang tercepat sehingga menawarkan konfirmasi transaksi yang lebih cepat pula. Selain pengembang IT, sudah banyak toko (merchant) yang menerima litecoin sebagai metode pembayaran.

Ethereum (ETH)

Merupakan platform perangkat lunak desentralisasi yang mengaplikasikan Smart Contracts and Distributed Applications (ĐApps) untuk membangun dan berjalan tanpa sedikitpun downtime, penipuan, kendali atau campur tangan pihak ketiga. Ethereum diluncurkan tahun 2015 dan dilakukan pra penjualan pada tahun 2014. Ternyata pada masa pra penjualan, Ether mendapatkan respon yang berlebihan, di atas harapan.

Aplikasi Ethereum dijalankan berdasarkan token kriptografi pada platform yang specifik, ether. Ether diibaratkan kendaraan yang bergerak di sekitaran platform Ethereum dan dicari oleh banyak pengembang untuk dikembangkan dan dijalankan di platform Ethereum.

Menurut Ethereum, Ether bisa digunakan untuk kodifikasi, desentralisasi, pengamanan dan memperdagangkan apa saja. Setelah serangan terhadap DAO tahun 2016, Ethereum dipisah menjadi Ethereum (ETH) dan Ethereum Klasik (ETC). Untuk Ethereum (ETH) sudah mencapai kapitalisasi pasar $4,46 miliar, kedua setelah Bitcoin diantara Cryptocurrencies lain.

Sumber Gambar: forbes.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya