ForexSignal88.com l Jakarta, 02/06/2017 –Berinvestasi di sektor properti, hal yang paling utama adalah Lokasi. Ini menjadi elemen penting baik bagi investor profesional maupun bagi investor pemula. Selain lokasi tentu saja ada hal lain yang dapat membuat Anda mendapat hasil keuntungan yang optimal. Karena nilai properti di masa depan meningkat dan lebih tinggi dari nilai properti saat ini.

Lokasi

Pertama, Anda harus melihat lokasi properti yang ingin Anda investasikan. Berikut beberapa hal yang harus ada pada lokasi properti Anda. Lokasi properti dekat dengan pusat bisnis atau pusat kota, akses menuju lokasi properti dapat dilalui dua lajur kendaraan, dekat dengan transportasi publik seperti busway, commuter line atau MRT, dekat dengan layanan publik seperti pusat perbelanjaan, supermarket, tempat makan, klinik atau rumah sakit, dan sekolah (favorit). Jika semua hal ini berada di sekitar lokasi properti Anda, maka ada potensi keuntungan yang optimal di masa yang akan datang.

Rencana perkembangan lokasi

Kedua, Anda perlu mengetahui rencana perkembangan tata kota di lokasi sekitar properti yang Anda minati. Tata kota yang dimaksud adalah pengembangan jalan tol, arteri atau pintu tol dekat lokasi Anda. Di Jakarta, rencana tata kota sudah ditentukan minimal 10 tahun lalu, sejak gubernur Sutiyoso. Pembangunan infrastruktur busway, tol lingkar luar (JORR), dan terakhir gubernur Basuki memulai pembangunan MRT dan LRT. Juga konstruksi tempat perbelanjaan, perkantoran atau lainnya yang dapat mendorong lokasi ini menjadi lebih menarik dan harga properti anda menjadi lebih tinggi.

Reputasi pengembang

Ketiga, pengembang yang melakukan pembangunan properti Anda. Dibutuhkan reputasi pengembang yang bagus agar Anda tidak berpotensi merugi. Kenapa pengembang? Setiap pengembang punya gaya tersendiri dalam membangun termasuk bahan yang digunakan. Risiko bangunan tidak selesai dibangun (mangkrak) dan banyak cacat dalam bangunan merupakan salah satu alasan Anda perlu mempertimbangkan reputasi pengembang. Sering para investor terlalu fokus terhadap potensi keuntungan yang bisa didapat tetapi melupakan reputasi pengembang.

Potensi keuntungan dari harga sewa

Memiliki properti untuk investasi bisa dilakukan dalam tiga hal. Menjual kembali saat ada selisih harga, membiarkannya kosong berharap harga naik lebih tinggi dan atau menyewakannya kepada pihak lain.

Untuk jenis apartemen, investor biasanya menyewakan propertinya kepada pihak lain. Anda harus melihat potensi pendapatan sewa yang bisa anda dapatkan dan potensi keuntungannya.

Untuk jenis rumah tinggal sendiri, jika Anda berniat menyewakannya maka perlu dipertimbangkan biaya perbaikan setelah sewa selesai.

Sumber Gambar : jual-apartemen.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya