ForexSignal88.com l Jakarta, 31/05/2017 – Memutuskan untuk bermain saham untuk pemula tidaklah berat. Memang dibutuhkan pengetahuan dan ilmu untuk bermain saham. Anda tidak perlu khawatir karena pihak BEI (Bursa Efek Indonesia) membuka kelas secara gratis cara teknis bermain saham untuk pemula. Artikel ini akan memberikan Anda sekilas mengenai komponen atau istilah yang akan muncul saat Anda bermain saham.

Investor yang bermain saham biasanya ingin mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli. Karena inilah keuntungan yang bisa dioptimalkan dibandingkan jika Anda menunggu dividen yang besarannya menunggu RUPS dari emiten tersebut.

Konsep profit yang paling sederhana dalam berdagang atau bertransaksi adalah membeli saham saat harga rendah dan menjualnya saat harganya tinggi. Sederhana bukan?

Dalam bertransaksi saham Anda masih memiliki peluang untuk mendapatkan profit yaitu melakukan jual terlebih dulu (short) ketika Anda meprediksi harga saham akan jatuh atau turun, baru beli kemudian. Namun cara short ini tidak lazim bagi pemula dan hanya untuk pemain yang sudah profesional.

Modal Investasi Saham

Untuk dapat bermain saham, Anda harus menyetorkan sejumlah dana kepada sekuritas yang Anda pilih sebagai jaminan Anda bermain saham. Sekuritas menawarkan jumlah modal yang ber variasi dan cukup murah agar Anda bisa mulai bermain saham. Secara umum Anda bisa memulai dengan Rp 5 juta. Walau tidak semurah modal investasi reksadana, ini sudah jauh lebih murah ketimbang waktu dulu yang membutuhkan modal awal bermain saham sebesar Rp 10 juta.

Ada juga sekuritas yang menawarkan Rp 1 juta bagi mahasiswa yang ingin bermain saham. Cukup murah kan?

Jumlah Saham

Lalu berapa jumlah saham yang bisa Anda beli atau mainkan jika modal Anda Rp 5 juta? Nah, seperti pengertian saham adalah surat kepemilikan yang dihitung per lembar. Namun bursa memberikan aturan jumlah lembar saham minimum yang dapat ditransaksikan adalah dalam satuan Lot.

Lot adalah satuan saham yang berjumlah 100 lembar. Ada juga yang satuan lot nya 500 lembar. Setiap Anda ingin membeli saham wajib melakukan pembelian minimal 1 lot (100 lembar). Contohnya jika saham perusahaan A dijual dengan harga Rp 1000 per lembar, maka minimun pembelian saham A adalah Rp 1000 x 100 =Rp 100.000 per lot. Jika dana Anda Rp 5 juta, maka Anda sanggup membeli hingga 50 Lot. (belum termasuk biaya-biaya yang timbul).

Untuk harga saham per lembar, Anda bisa melihatnya melalui software trading yang disediakan oleh sekuritas yang Anda pilih. Bahkan Anda bisa trading saham secara online melalui software tersebut.

Analisa

Bermain saham membutuhkan kelihaian dalam melihat kecenderungan pergerakan harga saham. Apakah bergerak naik atau turun? Sebab jika Anda mengharapkan keuntungan dari capital gain, selisih harga jual dan beli maka melakukan analisa saham menjadi penting. Anda harus tahu kapan harus membeli saham dan di harga berapa. Juga kapan harus menjual saham.

Analisa dapat dilakukan dengan dua metode yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal. Anda dapat mempelajari teknis analisa yang paling sederhana untuk mendapatkan keuntungan bermain saham.

Di website forexsignal88.com ini banyak artikel yang mempelajari teknis analisa fundamental dan analisa teknikal walau menggunakan contoh kasus trading forex. Penggunaan analisa teknikalnya sama tetapi sedikit berbeda dengan penggunaan analisa fundamentalnya. Saham cenderung melihat kinerja perusahaan emiten.

Sumber Gambar : dynamiclevels.com